1.142 Taruna KKP Dikerahkan ke Sumatera, Mendagri : Ini Praktik Riil

- Penulis

Kamis, 15 Januari 2026 - 11:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian mengapresiasi langkah Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) yang mengerahkan 1.142 taruna Politeknik Kelautan dan Perikanan untuk membantu percepatan penanganan dampak bencana di wilayah Sumatera.

i

Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian mengapresiasi langkah Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) yang mengerahkan 1.142 taruna Politeknik Kelautan dan Perikanan untuk membantu percepatan penanganan dampak bencana di wilayah Sumatera.

JAKARTA, DiengPost.com — Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian mengapresiasi langkah Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) yang mengerahkan 1.142 taruna Politeknik Kelautan dan Perikanan untuk membantu percepatan penanganan dampak bencana di wilayah Sumatera.

Apresiasi tersebut disampaikan Tito saat menghadiri acara pelepasan taruna di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, Rabu (14/1/2026).

Acara pelepasan turut dihadiri Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono dan Wakil Menteri KP Didit Herdiawan Ashaf.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Saya mengucapkan terima kasih banyak kepada Bapak Menteri KP, Bapak Wamen, karena ini sangat berguna sekali,” ujar Tito.

Ia menyebutkan, sebelumnya Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) telah mengirimkan lebih dari 1.000 praja, disusul Badan Pusat Statistik (BPS) dengan sekitar 500 personel. Dukungan KKP melalui pengiriman taruna dinilai sangat berarti dalam mempercepat pemulihan pascabencana.

Baca Juga:  KPK Dalami Dugaan Keterlibatan Pejabat PBNU dalam Kasus Kuota Haji

Tito juga mendorong para taruna untuk menjadikan penugasan ini sebagai praktik langsung penerapan ilmu kelautan dan perikanan. Ia menyoroti banyaknya tambak, nelayan, dan alur sungai yang terdampak lumpur dan sedimentasi akibat bencana.

“Ini adalah praktik betul-betul langsung riil, bukan teori,” tegasnya.

Sebagai Ketua Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Sumatera, Tito menjelaskan bahwa bencana hidrometeorologi sejak akhir November 2025 telah berdampak pada tiga provins, Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Dampaknya meliputi korban jiwa, kerusakan infrastruktur, serta gangguan pada sektor pertanian dan perikanan.

Baca Juga:  Pria Perusak Warung Lamongan di Terminal Sapuran Ditangkap Polisi, Pakai Parang Saat Beraksi

Pemerintah pusat, atas arahan Presiden Prabowo Subianto, telah melakukan mobilisasi nasional dengan melibatkan kementerian/lembaga, TNI, Polri, BNPB, dan Basarnas. Dari 52 kabupaten/kota terdampak, sebagian telah pulih, sementara lainnya masih membutuhkan penanganan intensif.

Di wilayah dataran rendah seperti Aceh Tamiang, Aceh Timur, Aceh Utara, dan Pidie Jaya, lumpur tebal menjadi kendala utama. Sementara di wilayah pegunungan, longsor memutus akses jalan dan jembatan. Tito menegaskan bahwa penanganan di lokasi sempit tidak bisa hanya mengandalkan alat berat, sehingga dibutuhkan tenaga fisik tambahan dari sekolah-sekolah kedinasan.

“Kalau ingin cepat, yang paling cepat adalah sekolah kedinasan,” pungkasnya.

Penulis : Adi

Editor : A. Nandar

Follow WhatsApp Channel diengpost.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Prabowo Resmi Lantik Sudaryono Jadi Kepala BGN
Kado Budaya ke 18 Soroti Tantangan Kebudayaan dan Krisis Lingkungan
Kasad Sebut Lulusan Seskoad Angkatan Darat Harus Siap Hadapi Tantangan Masa Depan
Perkuat Sinergi Informasi TNI AD, Dispenad Gelar Silaturahmi Hangat Bersama Awak Media Massa
Viral Kesalahan Juri, MPR Minta Maaf Atas Insiden Penilaian LCC Empat Pilar 2026 Kalbar
Kemendikdasmen Beri Kepastian Nasib Guru Non-ASN hingga 2026
Cegah Pola Berulang Kasus Pencabulan Santriwati Pati, Satgas Khusus Pesantren Mendesak Dibentuk
Kasus Pencabulan Santriwati Pati: Polresta Pati Periksa Pengasuh Ponpes yang Jadi Tersangka

Berita Terkait

Rabu, 22 Juli 2026 - 21:23 WIB

Prabowo Resmi Lantik Sudaryono Jadi Kepala BGN

Senin, 22 Juni 2026 - 07:09 WIB

Kado Budaya ke 18 Soroti Tantangan Kebudayaan dan Krisis Lingkungan

Minggu, 14 Juni 2026 - 06:57 WIB

Kasad Sebut Lulusan Seskoad Angkatan Darat Harus Siap Hadapi Tantangan Masa Depan

Minggu, 31 Mei 2026 - 18:32 WIB

Perkuat Sinergi Informasi TNI AD, Dispenad Gelar Silaturahmi Hangat Bersama Awak Media Massa

Selasa, 12 Mei 2026 - 07:37 WIB

Viral Kesalahan Juri, MPR Minta Maaf Atas Insiden Penilaian LCC Empat Pilar 2026 Kalbar

Berita Terbaru

Sudaryono saat dilantik sebagai Kepala BGN di Istana Negara Jakarta.

Nasional

Prabowo Resmi Lantik Sudaryono Jadi Kepala BGN

Rabu, 22 Jul 2026 - 21:23 WIB