1 Nov 2026
instagram youtube tiktok linkedin pinterest

1 Nov 2026

Menkeu Purbaya Jamin Harga BBM Bersubsidi Tidak Naik hingga Akhir 2026

- Penulis

Selasa, 7 April 2026 - 07:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, DiengPost.com – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memberikan kepastian hukum bahwa harga BBM bersubsidi tidak naik hingga penghujung tahun 2026 mendatang. Kebijakan ini tetap dipertahankan meskipun tensi geopolitik dunia antara Amerika Serikat, Israel, dan Iran sedang memanas saat ini.

Kepastian tersebut beliau sampaikan dalam Rapat Kerja bersama Komisi XI DPR RI di Jakarta pada Senin (6/4/2026). Selain itu, pemerintah telah melakukan kalkulasi mendalam terhadap ketahanan APBN dalam menghadapi fluktuasi harga minyak mentah dunia.

Oleh karena itu, kebijakan harga BBM bersubsidi tidak naik menjadi prioritas utama guna menjaga daya beli masyarakat di tengah ketidakpastian global. Maka dari itu, asumsi harga minyak hingga 100 dolar AS per barel sudah masuk dalam hitungan anggaran subsidi.

Baca Juga:  Prabowo Tegaskan Kasus Penyiraman Air Keras Aktivis Kriminal Serius

Sebab, pemerintah ingin memberikan rasa tenang kepada publik agar tidak terjadi kepanikan massal terkait ketersediaan energi nasional. Namun, jaminan ini hanya berlaku untuk jenis bahan bakar subsidi, sementara harga BBM non-subsidi akan tetap mengikuti dinamika pasar.

“Kami siap tidak menaikkan harga sampai akhir tahun untuk BBM bersubsidi ya, sudah dihitung rata-ratanya,” ujar Purbaya Yudhi Sadewa dengan optimis.

Baca Juga:  BMKG : Mayoritas Wilayah Indonesia Masih Diguyur Hujan Hari Ini

Bantalan Fiskal dan Pemanfaatan Sisa Anggaran Lebih

Pemerintah mengeklaim memiliki instrumen keuangan yang sangat kuat untuk menopang kebijakan harga BBM bersubsidi tidak naik tersebut secara berkelanjutan. Selanjutnya, dana Sisa Anggaran Lebih (SAL) sebesar Rp420 triliun disiapkan sebagai bantalan utama jika terjadi lonjakan harga energi dunia.

Maka, ketersediaan dana cadangan yang melimpah di perbankan memberikan ruang napas yang cukup lega bagi postur belanja negara tahun ini. Oleh sebab itu, masyarakat diimbau untuk tidak merasa takut atau resah terhadap isu-isu liar mengenai kenaikan harga komoditas energi.

Editor : A. Nandar

Sumber Berita: ANTARA

Follow WhatsApp Channel diengpost.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Cari Layanan Imigrasi di Luar Kantor Kini Lebih Mudah, Seluruhnya Bernama Beranda Imigrasi
Tata Kelola Pupuk Bersubsidi Makin Mudah, Petani Sambut Positif Penurunan Harga
KPK Duga Korupsi Dana Siap Pakai BNPB Terjadi Sejak 2022
PNBP Imigrasi Tembus Rp 8,68 Triliun, Lampaui Target 2026
Penanganan Karhutla, Pemerintah Fokus Padamkan 639 Hektare Lahan
Warga Lampung Selatan Hilang Saat Memancing di Kolam Bekas Galian Pasir, Ditemukan Meninggal Dunia
Purbaya Yudhi Sadewa Mendadak Dicopot, Prabowo Tunjuk Suahasil Nazara Jadi Menkeu
Gus Kikin Terpilih Jadi Ketum PBNU 2026-2031, Ini Profil dan Jejak Perjuangannya di Nahdlatul Ulama

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 10:12 WIB

Cari Layanan Imigrasi di Luar Kantor Kini Lebih Mudah, Seluruhnya Bernama Beranda Imigrasi

Senin, 19 Oktober 2026 - 17:52 WIB

Tata Kelola Pupuk Bersubsidi Makin Mudah, Petani Sambut Positif Penurunan Harga

Kamis, 15 Oktober 2026 - 10:04 WIB

KPK Duga Korupsi Dana Siap Pakai BNPB Terjadi Sejak 2022

Rabu, 14 Oktober 2026 - 17:39 WIB

PNBP Imigrasi Tembus Rp 8,68 Triliun, Lampaui Target 2026

Jumat, 25 September 2026 - 21:47 WIB

Warga Lampung Selatan Hilang Saat Memancing di Kolam Bekas Galian Pasir, Ditemukan Meninggal Dunia

Berita Terbaru

Nasional

KPK Duga Korupsi Dana Siap Pakai BNPB Terjadi Sejak 2022

Kamis, 15 Okt 2026 - 10:04 WIB

Nasional

PNBP Imigrasi Tembus Rp 8,68 Triliun, Lampaui Target 2026

Rabu, 14 Okt 2026 - 17:39 WIB