12 Sep 2026
instagram youtube tiktok linkedin pinterest

12 Sep 2026

Menkeu Purbaya Jamin Harga BBM Bersubsidi Tidak Naik hingga Akhir 2026

- Penulis

Selasa, 7 April 2026 - 07:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, DiengPost.com – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memberikan kepastian hukum bahwa harga BBM bersubsidi tidak naik hingga penghujung tahun 2026 mendatang. Kebijakan ini tetap dipertahankan meskipun tensi geopolitik dunia antara Amerika Serikat, Israel, dan Iran sedang memanas saat ini.

Kepastian tersebut beliau sampaikan dalam Rapat Kerja bersama Komisi XI DPR RI di Jakarta pada Senin (6/4/2026). Selain itu, pemerintah telah melakukan kalkulasi mendalam terhadap ketahanan APBN dalam menghadapi fluktuasi harga minyak mentah dunia.

Oleh karena itu, kebijakan harga BBM bersubsidi tidak naik menjadi prioritas utama guna menjaga daya beli masyarakat di tengah ketidakpastian global. Maka dari itu, asumsi harga minyak hingga 100 dolar AS per barel sudah masuk dalam hitungan anggaran subsidi.

Baca Juga:  Prabowo Tegaskan Kasus Penyiraman Air Keras Aktivis Kriminal Serius

Sebab, pemerintah ingin memberikan rasa tenang kepada publik agar tidak terjadi kepanikan massal terkait ketersediaan energi nasional. Namun, jaminan ini hanya berlaku untuk jenis bahan bakar subsidi, sementara harga BBM non-subsidi akan tetap mengikuti dinamika pasar.

“Kami siap tidak menaikkan harga sampai akhir tahun untuk BBM bersubsidi ya, sudah dihitung rata-ratanya,” ujar Purbaya Yudhi Sadewa dengan optimis.

Baca Juga:  BMKG : Mayoritas Wilayah Indonesia Masih Diguyur Hujan Hari Ini

Bantalan Fiskal dan Pemanfaatan Sisa Anggaran Lebih

Pemerintah mengeklaim memiliki instrumen keuangan yang sangat kuat untuk menopang kebijakan harga BBM bersubsidi tidak naik tersebut secara berkelanjutan. Selanjutnya, dana Sisa Anggaran Lebih (SAL) sebesar Rp420 triliun disiapkan sebagai bantalan utama jika terjadi lonjakan harga energi dunia.

Maka, ketersediaan dana cadangan yang melimpah di perbankan memberikan ruang napas yang cukup lega bagi postur belanja negara tahun ini. Oleh sebab itu, masyarakat diimbau untuk tidak merasa takut atau resah terhadap isu-isu liar mengenai kenaikan harga komoditas energi.

Editor : A. Nandar

Sumber Berita: ANTARA

Follow WhatsApp Channel diengpost.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Gus Kikin Terpilih Jadi Ketum PBNU 2026-2031, Ini Profil dan Jejak Perjuangannya di Nahdlatul Ulama
JATMAN Gelar Istighatsah dan Manaqib Kubro Sambut Muktamar NU ke-35
Katib Syuriyah PBNU Ajak Peserta Muktamar Jombang Jaga Kemandirian Organisasi
Cari Solusi Baru, Presiden Prabowo Dorong Terobosan Penanganan Karhutla
KPK OTT Rektor Unsoed Terkait Dugaan Pemerasan Penerimaan Mahasiswa FK
Pejabat Kampus Terjaring OTT ke-19, Rektor Unsoed Dibawa KPK
Presiden Prabowo Subianto Tinjau Lokasi Kebakaran Hutan di Kubu Raya Kalimantan
Prabowo Resmi Lantik Sudaryono Jadi Kepala BGN

Berita Terkait

Senin, 31 Agustus 2026 - 14:09 WIB

Gus Kikin Terpilih Jadi Ketum PBNU 2026-2031, Ini Profil dan Jejak Perjuangannya di Nahdlatul Ulama

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 11:55 WIB

JATMAN Gelar Istighatsah dan Manaqib Kubro Sambut Muktamar NU ke-35

Selasa, 25 Agustus 2026 - 07:37 WIB

Cari Solusi Baru, Presiden Prabowo Dorong Terobosan Penanganan Karhutla

Minggu, 23 Agustus 2026 - 17:53 WIB

KPK OTT Rektor Unsoed Terkait Dugaan Pemerasan Penerimaan Mahasiswa FK

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 22:12 WIB

Pejabat Kampus Terjaring OTT ke-19, Rektor Unsoed Dibawa KPK

Berita Terbaru