12 Sep 2026
instagram youtube tiktok linkedin pinterest

12 Sep 2026

Mentan Apresiasi Pedagang Patuh HET, Harga Pangan Terkendali

- Penulis

Kamis, 1 Januari 2026 - 21:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kementan pastikan pasokan pangan aman dan harga stabil di awal 2026. Mentan Amran apresiasi pedagang patuh HET, stok beras capai 3,39 juta ton.(ANTARA)

i

Kementan pastikan pasokan pangan aman dan harga stabil di awal 2026. Mentan Amran apresiasi pedagang patuh HET, stok beras capai 3,39 juta ton.(ANTARA)

JAKARTA — Menyambut tahun 2026, Kementerian Pertanian memastikan bahwa pasokan pangan nasional dalam kondisi aman dan harga relatif stabil. Hal ini ditopang oleh produksi dalam negeri yang mencukupi, distribusi yang lancar, serta pengawasan pasar yang dilakukan secara intensif di seluruh wilayah Indonesia.

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menyampaikan apresiasi kepada para pedagang yang telah menjual komoditas pangan sesuai atau bahkan di bawah harga eceran tertinggi (HET). Menurutnya, kepatuhan tersebut berkontribusi besar dalam menjaga stabilitas harga dan melindungi daya beli masyarakat.

Baca Juga:  Ular Python Sepanjang 3 Meter Dievakuasi Damkar Temanggung dari Pemukiman Warga

“Kepada saudara-saudara yang sudah menjual komoditas pangan di bawah HET, kami ucapkan terima kasih,” ujar Mentan dalam keterangan resminya di Jakarta, Kamis (1/1/2026).

Namun demikian, Amran menegaskan bahwa pemerintah tidak akan segan mengambil tindakan tegas terhadap pihak-pihak yang melanggar aturan di sektor pangan. Ia menekankan bahwa dengan kondisi stok yang mencukupi, tidak ada alasan bagi harga pangan pokok strategis seperti beras, minyak goreng, dan gula konsumsi untuk mengalami kenaikan.

Per akhir Desember 2025, stok cadangan beras pemerintah (CBP) yang dikelola Perum Bulog tercatat mencapai 3,39 juta ton.

Baca Juga:  Pergerakan Tanah di Lamuk Kembali Aktif, Jalan Penghubung Kaliwiro Nyaris Putus

“Saat ini beras dan minyak goreng tidak ada alasan untuk naik karena produksinya banyak. Hal yang sama juga berlaku untuk gula putih, di mana produksi dalam negeri terus meningkat,” jelas Amran.

Pemerintah juga terus melakukan pemantauan intensif dan turun langsung ke lapangan untuk memastikan stabilitas pasokan dan harga tetap terjaga. “Mudah-mudahan semua berjalan sesuai harapan dan tidak ada gangguan dalam beberapa hari ke depan,” tambahnya.

Editor : A. Nandar

Sumber Berita: ANTARA

Follow WhatsApp Channel diengpost.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Gus Kikin Terpilih Jadi Ketum PBNU 2026-2031, Ini Profil dan Jejak Perjuangannya di Nahdlatul Ulama
JATMAN Gelar Istighatsah dan Manaqib Kubro Sambut Muktamar NU ke-35
Katib Syuriyah PBNU Ajak Peserta Muktamar Jombang Jaga Kemandirian Organisasi
Cari Solusi Baru, Presiden Prabowo Dorong Terobosan Penanganan Karhutla
KPK OTT Rektor Unsoed Terkait Dugaan Pemerasan Penerimaan Mahasiswa FK
Pejabat Kampus Terjaring OTT ke-19, Rektor Unsoed Dibawa KPK
Presiden Prabowo Subianto Tinjau Lokasi Kebakaran Hutan di Kubu Raya Kalimantan
Prabowo Resmi Lantik Sudaryono Jadi Kepala BGN

Berita Terkait

Senin, 31 Agustus 2026 - 14:09 WIB

Gus Kikin Terpilih Jadi Ketum PBNU 2026-2031, Ini Profil dan Jejak Perjuangannya di Nahdlatul Ulama

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 11:55 WIB

JATMAN Gelar Istighatsah dan Manaqib Kubro Sambut Muktamar NU ke-35

Selasa, 25 Agustus 2026 - 07:37 WIB

Cari Solusi Baru, Presiden Prabowo Dorong Terobosan Penanganan Karhutla

Minggu, 23 Agustus 2026 - 17:53 WIB

KPK OTT Rektor Unsoed Terkait Dugaan Pemerasan Penerimaan Mahasiswa FK

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 22:12 WIB

Pejabat Kampus Terjaring OTT ke-19, Rektor Unsoed Dibawa KPK

Berita Terbaru