Update Cuaca Jawa Tengah 13 November 2025, BMKG Peringatkan Hujan Lebat Disertai Petir dan Angin

- Penulis

Kamis, 13 November 2025 - 21:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gambar ilustrasi cuaca ekstrem.

i

Gambar ilustrasi cuaca ekstrem.

SEMARANG – Update cuaca Jawa Tengah 13 November 2025 dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menunjukkan potensi hujan lebat disertai kilat dan angin kencang di sejumlah wilayah. Peringatan dini ini dikeluarkan pada Kamis sore pukul 15.34 WIB dan berlaku hingga 18.00 WIB.

BMKG Jawa Tengah meminta warga untuk mewaspadai potensi cuaca ekstrem yang dapat menyebabkan bencana hidrometeorologi seperti banjir, tanah longsor, dan pohon tumbang.

Baca Juga:  DPRD Purworejo Gelar Rapat Paripurna Pemberhentian Fran Suharmaji, Posisi Akan Digantikan Nani Astuti

“Perubahan pola angin dan kelembapan udara tinggi di wilayah Jawa Tengah bagian selatan dan tengah menjadi faktor dominan terbentuknya awan hujan tebal,” tulis BMKG melalui rilis resminya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut update cuaca Jawa Tengah 13 November 2025, hujan dengan intensitas sedang hingga lebat pertama kali diperkirakan melanda sejumlah kecamatan di enam kabupaten, di antaranya adalah Cilacap di wilayah Dayeuhluhur.

Baca Juga:  Cegah Rel Tergenang Lagi, Menhub Tinjau Jalur KA di Grobogan yang Sering Dilanda Banjir

Kemudian Purbalingga di wilayah Mrebet. Kabupaten Klaten di wilayah Kebonarum, Manisrenggo, Karangnongko, Jatinom, Kemalang, Ngawen dan Klaten Selatan. Sragen di wilayah Sidoharjo, Tanon, Mondokan, Sukodono seta Gesi.

Selanjutnya, Kabupaten Pekalongan di wilayah Kandangserang, Paninggaran, Lebakbarang, Doro, Kajen dan Karanganyar. Kabupaten Brebes di wilayah Salem, Bantarkawung, Bumiayu dan Tonjong.

Penulis : Adi

Editor : A. Nandar

Follow WhatsApp Channel diengpost.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Perkuat Sinergi Informasi TNI AD, Dispenad Gelar Silaturahmi Hangat Bersama Awak Media Massa
Viral Kesalahan Juri, MPR Minta Maaf Atas Insiden Penilaian LCC Empat Pilar 2026 Kalbar
Kemendikdasmen Beri Kepastian Nasib Guru Non-ASN hingga 2026
Cegah Pola Berulang Kasus Pencabulan Santriwati Pati, Satgas Khusus Pesantren Mendesak Dibentuk
Kasus Pencabulan Santriwati Pati: Polresta Pati Periksa Pengasuh Ponpes yang Jadi Tersangka
KRI Bima Suci Tiba di Singapura: Kapal Latih TNI AL Perkuat Diplomasi Maritim
Fakta Baru Kekerasan Daycare Yogyakarta: Pengasuh Sebut Ada Perintah Atasan
Kasus Kekerasan Daycare Yogyakarta: Polisi Tetapkan 13 Tersangka Termasuk Pengelola

Berita Terkait

Minggu, 31 Mei 2026 - 18:32 WIB

Perkuat Sinergi Informasi TNI AD, Dispenad Gelar Silaturahmi Hangat Bersama Awak Media Massa

Selasa, 12 Mei 2026 - 07:37 WIB

Viral Kesalahan Juri, MPR Minta Maaf Atas Insiden Penilaian LCC Empat Pilar 2026 Kalbar

Jumat, 8 Mei 2026 - 11:16 WIB

Cegah Pola Berulang Kasus Pencabulan Santriwati Pati, Satgas Khusus Pesantren Mendesak Dibentuk

Rabu, 6 Mei 2026 - 07:23 WIB

Kasus Pencabulan Santriwati Pati: Polresta Pati Periksa Pengasuh Ponpes yang Jadi Tersangka

Sabtu, 2 Mei 2026 - 07:22 WIB

KRI Bima Suci Tiba di Singapura: Kapal Latih TNI AL Perkuat Diplomasi Maritim

Berita Terbaru