Bupati Wonosobo Percepat Program Rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni

- Penulis

Sabtu, 11 Oktober 2025 - 02:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

WONOSOBO – Bupati Wonosobo Afif Nurhidayat, Senin, (6/10/2025), mengajak seluruh pihak terkait, baik dari BUMN, BUMD, rumah sakit, yayasan, hingga lembaga sosial untuk bersinergi dan mengulurkan tangan dalam menghadapi berbagai persoalan sosial yang dihadapi masyarakat. Hal tersebut, ditegaskannya saat menghadiri acara Peresmian Bantuan Bedah Rumah Program Rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) yang dilaksanakan Rumah Sakit Islam (RSI) Wonosobo dalam rangka Hari Jadi ke-30 RSI di Kelurahan Bumireso.

Menurut Bupati, program ini perlu direplikasi oleh berbagai pihak, sehingga tidak sekadar kegiatan seremonial yang bersifat sementara, namun berorientasi pada kebermanfaatan yang dirasakan langsung masyarakat yang membutuhkan.

“Saya minta kegiatan seremonial dikurangi, diganti dengan kegiatan sosial seperti ini. Kalau semua rumah sakit, BUMN, BUMD, dan lembaga swasta bergerak, kita bisa menekan angka kemiskinan secara signifikan di Wonosobo. Jangan hanya mengandalkan Baznas atau Yakaumi, mari kita berbagi kasih sayang sebagai sesama warga Kabupaten Wonosobo,” tegasnya.

Menurutnya, meskipun sudah banyak program dari pemerintah pusat, provinsi, hingga CSR perusahaan dan dana desa yang dianggarkan, namun fakta di lapangan masih banyak warga Wonosobo yang tinggal di rumah tidak layak. Untuk itu, gotong royong dan kepedulian menjadi hal utama dalam mengatasi permasalahan tersebut.

“Kalau kita bersinergi, insyaAllah seberat apapun persoalan masyarakat bisa kita atasi. Program RTLH ini bukan hanya soal rumah, tapi tentang kemanusiaan, kepedulian, dan tanggung jawab kita bersama sebagai warga Wonosobo,” ujarnya.

Sementara itu, Direktur RSI Wonosobo, dr. H. Sudomo, menjelaskan bahwa dana bedah rumah bersumber dari tabungan Unit Pengelola Zakat (UPZ) yang dikumpulkan dari 433 karyawan RSI. Total bantuan yang disalurkan mencapai Rp56 juta, digunakan untuk renovasi menyeluruh rumah agar menjadi layak huni.

“Kami bersyukur bisa berkontribusi langsung kepada masyarakat. Ini sesuai arahan dari Pemkab dan Dinas Kesehatan. Kami akan terus melanjutkan program serupa secara berkelanjutan,” ungkap Sudomo.

Baca Juga:  Peringati Hari Sumpah Pemuda, Warga Desa Talunombo Ramaikan Aksi Donor Darah

Kepala Dinas Kesehatan, Jaelan, menyebutkan bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan rumah sakit lainnya untuk ikut serta dalam program rehabilitasi rumah sebagai bagian dari peringatan Hari Kesehatan Nasional pada bulan November mendatang.

“Kami sudah berbicara dengan RS PKU Muhammadiyah untuk melaksanakan satu bedah rumah saat milad nanti. Ini sejalan dengan arahan Bupati, agar kegiatan sosial yang benar-benar membahagiakan masyarakat menjadi prioritas,” terang Jaelan.

Dengan kolaborasi dan empati, Pemkab Wonosobo optimistis pengentasan kemiskinan dan peningkatan kualitas hidup masyarakat dapat terus diwujudkan secara nyata.

Program bantuan bedah rumah ini inisiatif RSI Wonosobo sebagai wujud syukur atas Hari Jadi ke-30, sekaligus bentuk kepedulian terhadap kondisi sosial di lingkungan sekitar. Bantuan disalurkan kepada Bapak Dul Yasin, warga Kelurahan Bumireso RT 004 RW 001, yang sebelumnya menempati rumah tidak layak huni.

Penulis : Humas Pemkab Wonosobo

Follow WhatsApp Channel diengpost.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Prabowo Resmi Lantik Sudaryono Jadi Kepala BGN
Kado Budaya ke 18 Soroti Tantangan Kebudayaan dan Krisis Lingkungan
Pemprov Lampung Gencarkan Promosi Wisata, Dorong Pertumbuhan Ekonomi Kreatif dan UMKM
Kasad Sebut Lulusan Seskoad Angkatan Darat Harus Siap Hadapi Tantangan Masa Depan
Perkuat Sinergi Informasi TNI AD, Dispenad Gelar Silaturahmi Hangat Bersama Awak Media Massa
Viral Kesalahan Juri, MPR Minta Maaf Atas Insiden Penilaian LCC Empat Pilar 2026 Kalbar
Kemendikdasmen Beri Kepastian Nasib Guru Non-ASN hingga 2026
Cegah Pola Berulang Kasus Pencabulan Santriwati Pati, Satgas Khusus Pesantren Mendesak Dibentuk
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 22 Juli 2026 - 21:23 WIB

Prabowo Resmi Lantik Sudaryono Jadi Kepala BGN

Senin, 22 Juni 2026 - 07:09 WIB

Kado Budaya ke 18 Soroti Tantangan Kebudayaan dan Krisis Lingkungan

Sabtu, 20 Juni 2026 - 04:30 WIB

Pemprov Lampung Gencarkan Promosi Wisata, Dorong Pertumbuhan Ekonomi Kreatif dan UMKM

Minggu, 14 Juni 2026 - 06:57 WIB

Kasad Sebut Lulusan Seskoad Angkatan Darat Harus Siap Hadapi Tantangan Masa Depan

Minggu, 31 Mei 2026 - 18:32 WIB

Perkuat Sinergi Informasi TNI AD, Dispenad Gelar Silaturahmi Hangat Bersama Awak Media Massa

Berita Terbaru

Sudaryono saat dilantik sebagai Kepala BGN di Istana Negara Jakarta.

Nasional

Prabowo Resmi Lantik Sudaryono Jadi Kepala BGN

Rabu, 22 Jul 2026 - 21:23 WIB