12 Sep 2026
instagram youtube tiktok linkedin pinterest

12 Sep 2026

Presiden Prabowo Tegaskan Komitmen Tangani Bencana Sumatra Tanpa Status Nasional

- Penulis

Kamis, 1 Januari 2026 - 16:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Prabowo tegaskan keseriusan pemerintah tangani bencana di Sumatra meski tanpa status bencana nasional. 600 hunian dibangun di Aceh untuk warga terdampak. (ANTARA)

i

Presiden Prabowo tegaskan keseriusan pemerintah tangani bencana di Sumatra meski tanpa status bencana nasional. 600 hunian dibangun di Aceh untuk warga terdampak. (ANTARA)

JAKARTA — Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa pemerintah tetap serius dalam menangani bencana di wilayah Sumatra, meskipun belum menetapkan status bencana nasional. Hal ini disampaikan dalam rapat terbatas terkait progres pembangunan 600 unit hunian bagi korban bencana, yang disiarkan langsung melalui kanal YouTube Sekretariat Presiden pada Kamis (1/1/2026).

Presiden menjelaskan bahwa keputusan tidak menetapkan status bencana nasional didasarkan pada pertimbangan kemampuan negara dalam menangani dampak bencana di tiga provinsi terdampak, yakni Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

Baca Juga:  Menghilang 2 Minggu, Kakek Asal Kalibawang Ditemukan Meninggal Dunia di Kebun Jahe Kaliwiro

“Masih ada yang mempersoalkan kenapa tidak bencana nasional. Masalahnya adalah kita punya 38 provinsi, dan masalah ini berdampak di tiga provinsi. Kalau sebagai negara kita mampu menghadapi, ya kita tidak perlu menyatakan bencana nasional,” ujar Prabowo.

Meski demikian, Presiden menegaskan bahwa pemerintah tidak pernah meremehkan dampak bencana tersebut. Ia menyebut keterlibatan langsung banyak anggota Kabinet Merah Putih sebagai bukti keseriusan pemerintah dalam penanganan di lapangan.

Saat ini, sedikitnya 10 menteri berada di Aceh untuk menangani dampak bencana, termasuk dua menteri yang bertugas di Aceh Utara. Sejumlah menteri lainnya juga tersebar di provinsi-provinsi terdampak lainnya.

Baca Juga:  PCNU Purworejo Tekankan Semangat Resolusi Jihad dalam Apel Hari Santri Nasional 2025

“Tidak berarti kita tidak memandang ini sebagai hal yang sangat serius. Nyatanya, dari seluruh kabinet, hari ini ada dua menteri di Aceh Utara, 10 menteri di Aceh, dan lainnya di tempat lain,” jelasnya.

Presiden juga menegaskan bahwa pemerintah bekerja sepenuh tenaga dalam penanganan pascabencana dan telah menyiapkan anggaran yang cukup besar untuk mendukung proses pemulihan.

Editor : A. Nandar

Sumber Berita: ANTARA

Follow WhatsApp Channel diengpost.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Gus Kikin Terpilih Jadi Ketum PBNU 2026-2031, Ini Profil dan Jejak Perjuangannya di Nahdlatul Ulama
JATMAN Gelar Istighatsah dan Manaqib Kubro Sambut Muktamar NU ke-35
Katib Syuriyah PBNU Ajak Peserta Muktamar Jombang Jaga Kemandirian Organisasi
Cari Solusi Baru, Presiden Prabowo Dorong Terobosan Penanganan Karhutla
KPK OTT Rektor Unsoed Terkait Dugaan Pemerasan Penerimaan Mahasiswa FK
Pejabat Kampus Terjaring OTT ke-19, Rektor Unsoed Dibawa KPK
Presiden Prabowo Subianto Tinjau Lokasi Kebakaran Hutan di Kubu Raya Kalimantan
Prabowo Resmi Lantik Sudaryono Jadi Kepala BGN

Berita Terkait

Senin, 31 Agustus 2026 - 14:09 WIB

Gus Kikin Terpilih Jadi Ketum PBNU 2026-2031, Ini Profil dan Jejak Perjuangannya di Nahdlatul Ulama

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 11:55 WIB

JATMAN Gelar Istighatsah dan Manaqib Kubro Sambut Muktamar NU ke-35

Selasa, 25 Agustus 2026 - 07:37 WIB

Cari Solusi Baru, Presiden Prabowo Dorong Terobosan Penanganan Karhutla

Minggu, 23 Agustus 2026 - 17:53 WIB

KPK OTT Rektor Unsoed Terkait Dugaan Pemerasan Penerimaan Mahasiswa FK

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 22:12 WIB

Pejabat Kampus Terjaring OTT ke-19, Rektor Unsoed Dibawa KPK

Berita Terbaru