Menghadapi Musim Pancaroba 2025, Polres Wonosobo Siagakan Personel Hadapi Bencana

- Penulis

Rabu, 22 Oktober 2025 - 21:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kapolres Wonosobo memimpin apel kesiapsiagaan bencana di halaman Mapolres setempat.

i

Kapolres Wonosobo memimpin apel kesiapsiagaan bencana di halaman Mapolres setempat.

WONOSOBO – Menghadapi musim pancaroba 2025 yang diperkirakan berlangsung hingga November, Polres Wonosobo menggelar apel kesiapsiagaan bencana di halaman Mapolres belum lama ini. Apel ini digelar menyusul peringatan BMKG mengenai potensi meningkatnya bencana hidrometeorologi selama transisi dari musim kemarau ke musim hujan.

Kegiatan ini bertujuan memperkuat koordinasi lintas sektor dalam merespons potensi cuaca ekstrem seperti hujan lebat, banjir, tanah longsor, angin kencang, hingga puting beliung yang umumnya terjadi saat musim pancaroba 2025.

Kepala Polres Wonosobo, AKBP M. Kasim Akbar Bantilan, dalam sambutannya menegaskan pentingnya kesiapan personel menghadapi kemungkinan buruk yang ditimbulkan oleh perubahan iklim musiman.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Perubahan cuaca ekstrem selama musim pancaroba 2025 bisa menimbulkan risiko tinggi bagi masyarakat. Oleh karena itu, seluruh personel harus siap siaga, responsif, dan mengutamakan keselamatan warga,” kata AKBP Kasim.

Baca Juga:  Sanggar Tari Prigel Purworejo Genap 40 Tahun, Teguhkan Regenerasi Seni dan Budaya

Sebagai langkah antisipatif, Kapolres memerintahkan sejumlah upaya, diantaranya adalah menyiagakan Unit SAR dan perlengkapan evakuasi, meningkatkan koordinasi dengan BPBD, BMKG, dan pemerintah daerah, melakukan pemetaan wilayah rawan bencana serta memberikan imbauan dan edukasi kepada masyarakat melalui Polsek jajaran.

Kapolres juga menekankan bahwa penanggulangan bencana tidak bisa dilakukan secara sektoral, melainkan perlu keterlibatan aktif dari seluruh unsur pemerintahan dan masyarakat.

“Dibutuhkan kerja sama, sinergi, dan kepedulian semua pihak agar masyarakat terlindungi dari dampak bencana,” ujarnya.

Kapolres berharap kegiatan apel gabungan ini bukan hanya bersifat simbolik, tetapi benar-benar menjadi cerminan kesiapan nyata seluruh elemen dalam menghadapi potensi bencana selama musim pancaroba 2025.

“Kami ingin memastikan bahwa seluruh personel dan perangkat pendukung siap bergerak cepat jika terjadi bencana. Apel ini menjadi awal dari kesiapan menyeluruh yang harus terus dijaga hingga akhir musim pancaroba,” ujar AKBP Kasim menutup sambutannya.

Baca Juga:  Purworejo Gelar Latihan Kesiapsiagaan Tsunami, Libatkan Ratusan Peserta dari Berbagai Instansi

Dalam data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Kabupaten Wonosobo masuk dalam kategori wilayah dengan kerawanan tinggi terhadap bencana hidrometeorologi, terutama longsor dan banjir.

Menurut Bupati Wonosobo Afif Nurhidayat, yang turut hadir dalam apel kesiapsiagaan, sinergi lintas sektor selama ini telah membantu meminimalisasi dampak bencana di wilayahnya.

“Wonosobo merupakan wilayah yang sangat rentan terhadap berbagai bencana alam seperti longsor dan banjir. Alhamdulillah, berkat sinergitas dan kolaborasi antar unsur terkait, potensi bencana yang ada bisa selalu diantisipasi dengan baik,” tutur Afif.

Bupati juga menegaskan pentingnya partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga lingkungan, terutama pada kawasan rawan longsor dan bantaran sungai.

Editor : A. Nandar

Follow WhatsApp Channel diengpost.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Perkuat Sinergi Informasi TNI AD, Dispenad Gelar Silaturahmi Hangat Bersama Awak Media Massa
Viral Kesalahan Juri, MPR Minta Maaf Atas Insiden Penilaian LCC Empat Pilar 2026 Kalbar
Kemendikdasmen Beri Kepastian Nasib Guru Non-ASN hingga 2026
Cegah Pola Berulang Kasus Pencabulan Santriwati Pati, Satgas Khusus Pesantren Mendesak Dibentuk
Kasus Pencabulan Santriwati Pati: Polresta Pati Periksa Pengasuh Ponpes yang Jadi Tersangka
KRI Bima Suci Tiba di Singapura: Kapal Latih TNI AL Perkuat Diplomasi Maritim
Fakta Baru Kekerasan Daycare Yogyakarta: Pengasuh Sebut Ada Perintah Atasan
Kasus Kekerasan Daycare Yogyakarta: Polisi Tetapkan 13 Tersangka Termasuk Pengelola

Berita Terkait

Minggu, 31 Mei 2026 - 18:32 WIB

Perkuat Sinergi Informasi TNI AD, Dispenad Gelar Silaturahmi Hangat Bersama Awak Media Massa

Selasa, 12 Mei 2026 - 07:37 WIB

Viral Kesalahan Juri, MPR Minta Maaf Atas Insiden Penilaian LCC Empat Pilar 2026 Kalbar

Jumat, 8 Mei 2026 - 11:16 WIB

Cegah Pola Berulang Kasus Pencabulan Santriwati Pati, Satgas Khusus Pesantren Mendesak Dibentuk

Rabu, 6 Mei 2026 - 07:23 WIB

Kasus Pencabulan Santriwati Pati: Polresta Pati Periksa Pengasuh Ponpes yang Jadi Tersangka

Sabtu, 2 Mei 2026 - 07:22 WIB

KRI Bima Suci Tiba di Singapura: Kapal Latih TNI AL Perkuat Diplomasi Maritim

Berita Terbaru