13 Sep 2026
instagram youtube tiktok linkedin pinterest

13 Sep 2026

Gus Yahya Tegaskan Kepengurusan PBNU Tetap Solid hingga Muktamar Mendatang

- Penulis

Selasa, 25 November 2025 - 19:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), KH Yahya Cholil Staquf atau yang akrab disapa Gus Yahya, mengundang puluhan kiai dari berbagai daerah dalam sebuah pertemuan penting di Gedung PBNU, Jakarta, Ahad (23/11/2025).

i

Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), KH Yahya Cholil Staquf atau yang akrab disapa Gus Yahya, mengundang puluhan kiai dari berbagai daerah dalam sebuah pertemuan penting di Gedung PBNU, Jakarta, Ahad (23/11/2025).

Jakarta, Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), KH Yahya Cholil Staquf atau yang akrab disapa Gus Yahya, mengundang puluhan kiai dari berbagai daerah dalam sebuah pertemuan penting di Gedung PBNU, Jakarta, Ahad (23/11/2025). Pertemuan ini digelar sebagai respons atas beredarnya risalah Rapat Harian Syuriah PBNU yang memuat usulan agar Gus Yahya mundur dari jabatannya.

Sekitar 60 ulama hadir dalam forum tersebut. Dalam keterangannya, Katib Aam PBNU KH Said Asrori menegaskan bahwa pertemuan menghasilkan sejumlah kesepakatan penting yang mencerminkan aspirasi dan kebulatan tekad para kiai.

“Pertama, para ulama sepakat bahwa kepengurusan PBNU harus berjalan sampai akhir masa jabatan, yakni satu tahun lagi,” ujar Kiai Said.

Baca Juga:  Pemkab Kebumen Salurkan Hibah dan Bantuan Keuangan Desa Senilai Rp22,36 Miliar

Ia menegaskan bahwa tidak ada rencana pemakzulan maupun pengunduran diri dari jajaran pengurus PBNU, termasuk Rais Aam dan Ketua Umum.

“Semua sepakat, tidak ada pemakzulan, tidak ada pengunduran diri. Kepengurusan harus sempurna sampai Muktamar yang akan datang,” tegasnya.

Lebih lanjut, para kiai juga menyepakati pentingnya digelar silaturahim yang lebih besar dengan melibatkan lebih banyak ulama, khususnya para kiai sepuh. Tujuannya adalah menciptakan ruang islah dan rekonsiliasi atas polemik internal yang sempat mencuat ke publik.

“Semua sepakat bahwa ada masalah, tetapi semuanya ingin diselesaikan dengan cara-cara yang baik. Ini poin pertama,” tambah Kiai Said.

Baca Juga:  Onde-Onde : Cita Rasa Tradisi dalam Balutan Wijen

Dalam kesempatan yang sama, Gus Yahya menegaskan bahwa segala bentuk komunikasi organisasi harus mengikuti mekanisme dan regulasi resmi Nahdlatul Ulama, baik yang disampaikan secara langsung maupun melalui media.

Sebelumnya, publik dikejutkan dengan beredarnya risalah hasil Rapat Harian Syuriah PBNU yang digelar di Hotel Aston City, Jakarta, pada Kamis (20/11/2025). Dokumen tersebut memuat desakan agar Gus Yahya mundur dari jabatannya sebagai Ketua Umum PBNU, dan hanya ditandatangani oleh Rais Aam PBNU, KH Miftachul Akhyar.

Pertemuan Ahad kemarin menjadi penegasan bahwa PBNU tetap solid dan berkomitmen menyelesaikan dinamika internal dengan cara-cara musyawarah dan penuh hikmah, sesuai tradisi luhur Nahdlatul Ulama.

Sumber Berita: NU Online

Follow WhatsApp Channel diengpost.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Gus Kikin Terpilih Jadi Ketum PBNU 2026-2031, Ini Profil dan Jejak Perjuangannya di Nahdlatul Ulama
JATMAN Gelar Istighatsah dan Manaqib Kubro Sambut Muktamar NU ke-35
Katib Syuriyah PBNU Ajak Peserta Muktamar Jombang Jaga Kemandirian Organisasi
Cari Solusi Baru, Presiden Prabowo Dorong Terobosan Penanganan Karhutla
KPK OTT Rektor Unsoed Terkait Dugaan Pemerasan Penerimaan Mahasiswa FK
Pejabat Kampus Terjaring OTT ke-19, Rektor Unsoed Dibawa KPK
Presiden Prabowo Subianto Tinjau Lokasi Kebakaran Hutan di Kubu Raya Kalimantan
Prabowo Resmi Lantik Sudaryono Jadi Kepala BGN

Berita Terkait

Senin, 31 Agustus 2026 - 14:09 WIB

Gus Kikin Terpilih Jadi Ketum PBNU 2026-2031, Ini Profil dan Jejak Perjuangannya di Nahdlatul Ulama

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 11:55 WIB

JATMAN Gelar Istighatsah dan Manaqib Kubro Sambut Muktamar NU ke-35

Selasa, 25 Agustus 2026 - 07:37 WIB

Cari Solusi Baru, Presiden Prabowo Dorong Terobosan Penanganan Karhutla

Minggu, 23 Agustus 2026 - 17:53 WIB

KPK OTT Rektor Unsoed Terkait Dugaan Pemerasan Penerimaan Mahasiswa FK

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 22:12 WIB

Pejabat Kampus Terjaring OTT ke-19, Rektor Unsoed Dibawa KPK

Berita Terbaru