12 Sep 2026
instagram youtube tiktok linkedin pinterest

12 Sep 2026

Awal 2026, Harga Emas dan Perak Diprediksi Menguat Signifikan

- Penulis

Jumat, 2 Januari 2026 - 19:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi - Emas

i

Ilustrasi - Emas

JAKARTA — Analis keuangan Finex, Brahmantya Himawan, memproyeksikan tren penguatan harga emas dan perak akan semakin menguat pada awal 2026.

Menurutnya, kombinasi faktor moneter global, ketegangan geopolitik, serta meningkatnya permintaan industri menjadi pendorong utama reli logam mulia yang lebih struktural dibandingkan siklus sebelumnya.

Dalam siaran pers yang dirilis di Jakarta, Jumat (2/1/2026), Brahmantya menyebut harga emas diperkirakan bergerak di kisaran 4.700–5.000 dolar AS per troy ounce.

Baca Juga:  Bendung Pante Lhong Rusak Pascabencana, Kementerian PU Siapkan Rehabilitasi Rp79 Miliar

Dengan asumsi kurs rupiah sekitar Rp16.715 per dolar AS, harga tersebut setara dengan Rp78,5 juta hingga Rp83,6 juta per troy ounce, atau sekitar Rp2,52 juta–Rp2,69 juta per gram.

“Ketika real yield turun dan pasar melihat potensi pelonggaran moneter, emas secara historis selalu mendapat dorongan struktural. Kondisi saat ini sangat mirip dengan fase awal reli jangka panjang sebelumnya,” ujar Brahmantya.

Sementara itu, perak diperkirakan akan mengalami lonjakan harga yang lebih agresif. Proyeksi harga perak berada di kisaran 90–120 dolar AS per troy ounce, atau sekitar Rp1,5 juta–Rp2 juta per gram. Permintaan dari sektor energi terbarukan, kendaraan listrik, dan teknologi disebut sebagai pendorong utama.

Baca Juga:  Gus Yahya Tegaskan Kepengurusan PBNU Tetap Solid hingga Muktamar Mendatang

“Perak saat ini berada di persimpangan menarik antara kebutuhan industri dan minat investasi. Kombinasi ini membuat pergerakannya cenderung lebih agresif, terutama saat siklus ekonomi bergeser,” jelasnya.

Editor : A. Nandar

Sumber Berita: ANTARA

Follow WhatsApp Channel diengpost.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Gus Kikin Terpilih Jadi Ketum PBNU 2026-2031, Ini Profil dan Jejak Perjuangannya di Nahdlatul Ulama
JATMAN Gelar Istighatsah dan Manaqib Kubro Sambut Muktamar NU ke-35
Katib Syuriyah PBNU Ajak Peserta Muktamar Jombang Jaga Kemandirian Organisasi
Cari Solusi Baru, Presiden Prabowo Dorong Terobosan Penanganan Karhutla
KPK OTT Rektor Unsoed Terkait Dugaan Pemerasan Penerimaan Mahasiswa FK
Pejabat Kampus Terjaring OTT ke-19, Rektor Unsoed Dibawa KPK
Presiden Prabowo Subianto Tinjau Lokasi Kebakaran Hutan di Kubu Raya Kalimantan
Prabowo Resmi Lantik Sudaryono Jadi Kepala BGN

Berita Terkait

Senin, 31 Agustus 2026 - 14:09 WIB

Gus Kikin Terpilih Jadi Ketum PBNU 2026-2031, Ini Profil dan Jejak Perjuangannya di Nahdlatul Ulama

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 11:55 WIB

JATMAN Gelar Istighatsah dan Manaqib Kubro Sambut Muktamar NU ke-35

Selasa, 25 Agustus 2026 - 07:37 WIB

Cari Solusi Baru, Presiden Prabowo Dorong Terobosan Penanganan Karhutla

Minggu, 23 Agustus 2026 - 17:53 WIB

KPK OTT Rektor Unsoed Terkait Dugaan Pemerasan Penerimaan Mahasiswa FK

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 22:12 WIB

Pejabat Kampus Terjaring OTT ke-19, Rektor Unsoed Dibawa KPK

Berita Terbaru