Awal 2026, Harga Emas dan Perak Diprediksi Menguat Signifikan

- Penulis

Jumat, 2 Januari 2026 - 19:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi - Emas

i

Ilustrasi - Emas

JAKARTA — Analis keuangan Finex, Brahmantya Himawan, memproyeksikan tren penguatan harga emas dan perak akan semakin menguat pada awal 2026.

Menurutnya, kombinasi faktor moneter global, ketegangan geopolitik, serta meningkatnya permintaan industri menjadi pendorong utama reli logam mulia yang lebih struktural dibandingkan siklus sebelumnya.

Dalam siaran pers yang dirilis di Jakarta, Jumat (2/1/2026), Brahmantya menyebut harga emas diperkirakan bergerak di kisaran 4.700–5.000 dolar AS per troy ounce.

Dengan asumsi kurs rupiah sekitar Rp16.715 per dolar AS, harga tersebut setara dengan Rp78,5 juta hingga Rp83,6 juta per troy ounce, atau sekitar Rp2,52 juta–Rp2,69 juta per gram.

“Ketika real yield turun dan pasar melihat potensi pelonggaran moneter, emas secara historis selalu mendapat dorongan struktural. Kondisi saat ini sangat mirip dengan fase awal reli jangka panjang sebelumnya,” ujar Brahmantya.

Sementara itu, perak diperkirakan akan mengalami lonjakan harga yang lebih agresif. Proyeksi harga perak berada di kisaran 90–120 dolar AS per troy ounce, atau sekitar Rp1,5 juta–Rp2 juta per gram. Permintaan dari sektor energi terbarukan, kendaraan listrik, dan teknologi disebut sebagai pendorong utama.

Baca Juga:  Gembira Loka Zoo : Wisata Sejuta Umat di Jantung Yogyakarta

“Perak saat ini berada di persimpangan menarik antara kebutuhan industri dan minat investasi. Kombinasi ini membuat pergerakannya cenderung lebih agresif, terutama saat siklus ekonomi bergeser,” jelasnya.

Editor : A. Nandar

Sumber Berita: ANTARA

Follow WhatsApp Channel diengpost.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

KPK Tetapkan Ajudan dan Bupati Tulungagung Jadi Tersangka Korupsi
Viral Video Sepeda Motor BGN, Dadan Hindayana Beri Klarifikasi
Rupiah Tembus Rp17.000, Airlangga Sebut Mata Uang Lain Juga Melemah
Presiden Prabowo Beri Penghormatan Terakhir bagi Prajurit TNI Gugur di Lebanon
Menkeu Purbaya Jamin Harga BBM Bersubsidi Tidak Naik hingga Akhir 2026
Menteri Purbaya Siapkan Tambahan Subsidi Energi Nasional Rp100 Triliun
Pemerintah Tegaskan Harga BBM Tidak Naik Baik Subsidi Maupun Non-Subsidi
Prabowo Tegaskan Kasus Penyiraman Air Keras Aktivis Kriminal Serius

Berita Terkait

Minggu, 12 April 2026 - 23:28 WIB

KPK Tetapkan Ajudan dan Bupati Tulungagung Jadi Tersangka Korupsi

Kamis, 9 April 2026 - 10:02 WIB

Viral Video Sepeda Motor BGN, Dadan Hindayana Beri Klarifikasi

Rabu, 8 April 2026 - 07:24 WIB

Rupiah Tembus Rp17.000, Airlangga Sebut Mata Uang Lain Juga Melemah

Selasa, 7 April 2026 - 14:11 WIB

Presiden Prabowo Beri Penghormatan Terakhir bagi Prajurit TNI Gugur di Lebanon

Selasa, 7 April 2026 - 07:20 WIB

Menkeu Purbaya Jamin Harga BBM Bersubsidi Tidak Naik hingga Akhir 2026

Berita Terbaru