Curi Entok Diteriaki Warga, Remaja di Purworejo Tewas Tabrak Pohon Saat Kabur

- Penulis

Jumat, 24 Oktober 2025 - 07:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kapolsek Grabag, AKP Diyah Ayu Ida Nursanti menunjukan sepeda motor yang digunakan ketiga pelaku pencuri entok.

i

Kapolsek Grabag, AKP Diyah Ayu Ida Nursanti menunjukan sepeda motor yang digunakan ketiga pelaku pencuri entok.

PURWOREJO – Seorang remaja berusia 14 tahun tewas setelah sepeda motor yang dikendarainya tergelincir dan menabrak pohon di Desa Tunggulrejo, Kecamatan Grabag, Kabupaten Purworejo, Rabu (22/10/2025) malam.

Ia diketahui merupakan salah satu pelaku pencurian entok di Purworejo yang berusaha melarikan diri dari lokasi kejadian.

Kapolsek Grabag, AKP Diyah Ayu Ida Nursanti menjelaskan, bahwa peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 23.30 WIB di pekarangan rumah milik Sugiman (50), warga RT 002 RW 003, Desa Tunggulrejo.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Awalnya kami menerima laporan dugaan pencurian unggas, dan setelah dilakukan penelusuran, diketahui peristiwa tersebut berlanjut dengan kecelakaan tunggal yang menewaskan salah satu pelaku,” ujar AKP Diyah.

Berdasarkan hasil penyelidikan Polsek Grabag dan Satreskrim Polres Purworejo, pelaku pencurian entok di Purworejo berjumlah tiga orang. Ketiganya masih pelajar, yakni DF (18), MS (14), dan BS (16), warga Kecamatan Grabag.

Baca Juga:  Pergelaran Seni Kolosal Gema Nusantara Bakal Digelar di Purworejo, Angkat Tema Keberagaman Budaya

Menurut keterangan saksi, peristiwa bermula ketika ketiga remaja tersebut berkumpul di rumah DF. Dalam pertemuan itu, DF mengajak dua temannya untuk mencuri unggas di sekitar kampung.

Mereka kemudian berkeliling menggunakan sepeda motor mencari sasaran hingga tiba di rumah Sugiman. Saat melihat seekor entok di pekarangan, DF dan BS turun dari motor sementara MS menunggu dalam posisi siap berkendara.

DF berhasil menangkap satu ekor entok, namun aksinya diketahui oleh anak pemilik rumah yang langsung berteriak ‘maling’. Panik diteriaki warga, ketiga remaja itu melarikan diri.

MS, yang mengendarai motor, melaju dengan kecepatan tinggi dan kehilangan kendali sekitar 100 meter dari lokasi kejadian hingga menabrak pohon kelapa di pinggir jalan.

“Akibat benturan keras, MS mengalami luka parah dan meninggal dunia dalam perjalanan ke RSU Palang Biru Kutoarjo,” ujar AKP Diyah Ayu.

Baca Juga:  Hari Pahlawan 2025, Pemkab Purworejo Ajak Warga Menjadi Pahlawan Masa Kini Lewat Aksi Nyata

Dua rekan pelaku yang selamat kini dalam pemeriksaan pihak Polsek Grabag untuk proses hukum lebih lanjut. Polisi juga mengamankan barang bukti berupa satu ekor entok hasil curian yang sempat dibawa para pelaku

“Kasus ini masih kami dalami, dan proses penyidikan dilakukan dengan pendampingan khusus karena dua pelaku lainnya masih di bawah umur,” kata AKP Diyah.

Ia menambahkan, kasus remaja pencuri entok di Purworejo tersebut menjadi pengingat penting bagi para orang tua untuk memperhatikan lingkungan pergaulan anak.

Kapolsek Grabag menegaskan bahwa pihaknya tidak hanya menangani aspek hukum, tetapi juga memberikan edukasi sosial agar insiden serupa tidak terulang.

“Kami mengimbau masyarakat agar lebih peka terhadap aktivitas anak-anak remaja di lingkungannya. Tindakan yang seolah sepele seperti pencurian kecil bisa berujung fatal bila dilakukan tanpa pertimbangan,” pungkasnya.

Penulis : A.L. Khakim

Editor : A. Nandar

Follow WhatsApp Channel diengpost.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Perkuat Sinergi Informasi TNI AD, Dispenad Gelar Silaturahmi Hangat Bersama Awak Media Massa
Viral Kesalahan Juri, MPR Minta Maaf Atas Insiden Penilaian LCC Empat Pilar 2026 Kalbar
Kemendikdasmen Beri Kepastian Nasib Guru Non-ASN hingga 2026
Cegah Pola Berulang Kasus Pencabulan Santriwati Pati, Satgas Khusus Pesantren Mendesak Dibentuk
Kasus Pencabulan Santriwati Pati: Polresta Pati Periksa Pengasuh Ponpes yang Jadi Tersangka
KRI Bima Suci Tiba di Singapura: Kapal Latih TNI AL Perkuat Diplomasi Maritim
Fakta Baru Kekerasan Daycare Yogyakarta: Pengasuh Sebut Ada Perintah Atasan
Kasus Kekerasan Daycare Yogyakarta: Polisi Tetapkan 13 Tersangka Termasuk Pengelola

Berita Terkait

Minggu, 31 Mei 2026 - 18:32 WIB

Perkuat Sinergi Informasi TNI AD, Dispenad Gelar Silaturahmi Hangat Bersama Awak Media Massa

Selasa, 12 Mei 2026 - 07:37 WIB

Viral Kesalahan Juri, MPR Minta Maaf Atas Insiden Penilaian LCC Empat Pilar 2026 Kalbar

Jumat, 8 Mei 2026 - 11:16 WIB

Cegah Pola Berulang Kasus Pencabulan Santriwati Pati, Satgas Khusus Pesantren Mendesak Dibentuk

Rabu, 6 Mei 2026 - 07:23 WIB

Kasus Pencabulan Santriwati Pati: Polresta Pati Periksa Pengasuh Ponpes yang Jadi Tersangka

Sabtu, 2 Mei 2026 - 07:22 WIB

KRI Bima Suci Tiba di Singapura: Kapal Latih TNI AL Perkuat Diplomasi Maritim

Berita Terbaru