Bandarlampung, DiengPost.com – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung terus memperkuat promosi pariwisata sebagai upaya meningkatkan kunjungan wisatawan sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui sektor ekonomi kreatif dan UMKM.
Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela menyampaikan bahwa berbagai strategi telah disiapkan, termasuk penyelenggaraan agenda berskala regional hingga nasional yang melibatkan pelaku seni, budaya, dan ekonomi kreatif di daerah.
“Kami terus memperkuat upaya promosi pariwisata dan pengembangan ekonomi kreatif sebagai salah satu strategi mendorong pertumbuhan ekonomi daerah,” ujar Jihan dalam keterangannya di Bandarlampung, Jumat 19/6.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Ia menjelaskan, salah satu langkah konkret yang dilakukan adalah menggelar berbagai festival yang menampilkan seni budaya lokal, produk UMKM, serta pertunjukan musik dari musisi daerah. Kegiatan tersebut tidak hanya menjadi sarana promosi wisata, tetapi juga membuka ruang bagi pelaku usaha untuk memperluas pasar.
Menurutnya, setiap event yang digelar diharapkan mampu memberikan dampak ekonomi langsung bagi masyarakat, terutama pelaku usaha di sektor kuliner, kerajinan, transportasi, dan akomodasi.
Selain festival budaya, Pemprov Lampung juga mendorong penyelenggaraan event olahraga seperti lomba lari yang melibatkan peserta dari dalam maupun luar daerah. Kegiatan ini dinilai efektif meningkatkan kunjungan wisata karena peserta dan pendamping sekaligus memanfaatkan kesempatan untuk berwisata.
Jihan menambahkan, dampak dari penyelenggaraan berbagai event tersebut cukup signifikan terhadap sektor pariwisata dan ekonomi daerah, termasuk meningkatnya tingkat okupansi hotel serta aktivitas usaha UMKM.
Berdasarkan data yang disampaikan, jumlah kunjungan wisatawan ke Provinsi Lampung sepanjang 2025 mencapai 24,7 juta orang atau meningkat 53,50 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Perputaran ekonomi dari sektor ini juga mencapai Rp53,11 triliun dengan rata-rata pengeluaran wisatawan sekitar Rp2,15 juta per orang.
Selain itu, lebih dari 3.000 UMKM di sektor kuliner, kerajinan, transportasi, dan akomodasi turut merasakan dampak positif dari meningkatnya aktivitas pariwisata di daerah tersebut.
Editor : Admin
Sumber Berita: ANTARA
















Tinggalkan Balasan