PURWOREJO, DiengPost.com – Semangat gotong royong dan toleransi yang menjadi jati diri bangsa Indonesia tampak nyata di lingkungan RT 2 RW 1 Desa Kemanukan, Kecamatan Bagelen, Kabupaten Purworejo.
Menyambut Tahun Baru Islam 1448 Hijriah yang bertepatan dengan 1 Suro dalam penanggalan Jawa, warga Komplek Gardu 21 menggelar kerja bakti massal dan doa bersama lintas agama, Selasa (16/6/2026).
Kegiatan tersebut menjadi lebih dari sekadar agenda bersih-bersih lingkungan. Di tengah masyarakat yang terdiri dari berbagai latar belakang agama, kerja bakti menjadi ruang untuk mempererat persaudaraan, memperkuat kepedulian sosial, sekaligus merefleksikan nilai-nilai kehidupan di awal tahun yang baru.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Sejak pagi hari, warga tampak antusias mengikuti kegiatan. Dengan membawa peralatan kebersihan masing-masing, mereka membersihkan halaman rumah, saluran air, jalan kampung, hingga area sekitar Gardu 21 yang menjadi pusat aktivitas warga.
Suasana kebersamaan terlihat begitu kental. Anak-anak, remaja, hingga para orang tua bekerja bersama tanpa membedakan latar belakang maupun keyakinan. Semangat gotong royong yang telah lama tumbuh di lingkungan tersebut kembali menjadi perekat yang menyatukan seluruh warga.
Komplek Gardu 21 sendiri dikenal sebagai lingkungan yang menjunjung tinggi nilai toleransi. Kehidupan masyarakat yang beragam justru menjadi kekuatan dalam membangun hubungan sosial yang harmonis. Tak heran jika warga setempat mengusung semboyan “Guyub Rukun dalam Keberagaman” sebagai pedoman dalam kehidupan sehari-hari.
Salah satu warga, Sugiyatno, mengatakan bahwa kegiatan semacam ini telah menjadi tradisi yang rutin dilaksanakan setiap menjelang momen-momen penting keagamaan.
Penulis : A.L Khakim
Editor : Luthfi
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya











Tinggalkan Balasan