Rawat Kerukunan di Tengah Keberagaman, Warga Gardu 21 Kemanukan Sambut 1 Suro dengan Kerja Bakti dan Doa Bersama

- Penulis

Selasa, 16 Juni 2026 - 12:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

“Kerja bakti bersama sudah menjadi budaya di lingkungan kami. Menjelang Idulfitri, Natal maupun Waisak, warga selalu bergotong royong membersihkan lingkungan sekaligus mempererat hubungan sosial,” katanya.

Menurutnya, perbedaan agama yang ada di lingkungan Gardu 21 tidak pernah menjadi hambatan dalam berinteraksi maupun bekerja sama.

“Kami percaya bahwa perbedaan adalah anugerah. Yang terpenting adalah bagaimana kami bisa saling menghormati dan hidup berdampingan dengan damai,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kegiatan kerja bakti dimulai pukul 06.00 WIB dengan membersihkan area rumah masing-masing. Selanjutnya pada pukul 08.00 WIB, warga bergerak bersama menyusuri jalan lingkungan menuju Gardu 21 sambil membersihkan selokan, menyapu jalan, dan menyingkirkan rumput liar yang tumbuh di sepanjang jalur kampung.

Baca Juga:  Desa Tersidilor Raih Penghargaan Desa Brilian 2025 Berkat Inovasi Beras Sehat

Agar pekerjaan berjalan lebih cepat dan efektif, warga membagi tugas sesuai kemampuan. Kaum laki-laki menangani pekerjaan yang membutuhkan tenaga lebih besar, sementara kaum perempuan membersihkan area yang lebih ringan. Anak-anak pun turut ambil bagian sebagai bentuk pembelajaran tentang pentingnya menjaga lingkungan dan kebersamaan.

Baca Juga:  Kasus Pengeroyokan Warga Banyumas di Purworejo, Mantan Ketua Ormas Resmi Jadi Tersangka

Usai kerja bakti, warga berkumpul di Gardu 21 untuk mengikuti refleksi budaya dan doa bersama. Sesepuh warga, Paiman, menyampaikan petuah tentang nilai-nilai luhur budaya Jawa yang masih relevan di tengah perkembangan zaman.

Ia menjelaskan bahwa tembang macapat mengandung banyak pelajaran tentang perjalanan hidup manusia, sementara tata bahasa Jawa mengajarkan pentingnya sopan santun dan penghormatan kepada sesama.

Penulis : A.L Khakim

Editor : Luthfi

Follow WhatsApp Channel diengpost.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Dari Nol Jadi Mandiri, BUMDes Kusuma Jaya Ngadikusuman Kembangkan Enam Unit Usaha Produktif
Desa Tersidilor Raih Penghargaan Desa Brilian 2025 Berkat Inovasi Beras Sehat

Berita Terkait

Selasa, 16 Juni 2026 - 12:50 WIB

Rawat Kerukunan di Tengah Keberagaman, Warga Gardu 21 Kemanukan Sambut 1 Suro dengan Kerja Bakti dan Doa Bersama

Rabu, 5 November 2025 - 09:00 WIB

Dari Nol Jadi Mandiri, BUMDes Kusuma Jaya Ngadikusuman Kembangkan Enam Unit Usaha Produktif

Jumat, 31 Oktober 2025 - 11:00 WIB

Desa Tersidilor Raih Penghargaan Desa Brilian 2025 Berkat Inovasi Beras Sehat

Berita Terbaru