JAKARTA, DiengPost.com – Kasus dugaan pemerasan orang tua calon mahasiswa baru FK Unsoed mencuat usai peristiwa KPK OTT Rektor Unsoed.
Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan Unsoed Prof. Norman Arie Prayogo diduga meminta uang pemerasan hingga mencapai Rp650 juta.
Praktik pemerasan tersebut dilakukan agar calon mahasiswa baru bisa diterima masuk di Fakultas Kedokteran.
Plt Direktur Penyidikan KPK Achmad Taufik Husein memberikan penjelasan mengenai detail konstruksi perkara ini.
Norman diduga menjalankan aksinya dengan memanfaatkan dua orang perantara swasta berinisial DMW serta AW.
“Keduanya selaku pihak swasta diduga meminta sejumlah uang kepada orang tua calon mahasiswa baru di Fakultas Kedokteran senilai Rp650 juta untuk satu mahasiswa,” kata Taufik.
Pihak orang tua calon mahasiswa tersebut awalnya telah memenuhi seluruh permintaan uang dari pelaku.
Penulis : A. Nandar
Editor : A. Nandar
Halaman : 1 2 3 4 Selanjutnya
















Tinggalkan Balasan