Kurang Minum Air Putih Bisa Picu Penyakit Serius, Ini Tandanya

- Penulis

Senin, 20 Oktober 2025 - 08:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi kekurangan minum air putih. (Istimewa)

i

Ilustrasi kekurangan minum air putih. (Istimewa)

WONOSOBO – Minum air putih cukup setiap hari adalah kebutuhan dasar tubuh. Namun, tidak sedikit orang yang tanpa sadar mengalami dehidrasi ringan karena kurang minum.

Padahal, dampaknya bisa merambat pada banyak aspek kesehatan, mulai dari gangguan pencernaan, masalah ginjal, hingga gangguan konsentrasi.

Menurut Kementerian Kesehatan RI, kebutuhan air harian bagi orang dewasa rata-rata mencapai 2.000 hingga 2.500 ml. Jika kebutuhan ini tidak tercukupi, tubuh akan menunjukkan sejumlah tanda fisik.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Air adalah komponen penting dalam hampir seluruh fungsi tubuh, termasuk sirkulasi darah, pencernaan, hingga fungsi otak,” jelas dr. Rika Wulandari, dokter umum di Yogyakarta.

Tanda Tubuh Kurang Minum Air Putih

Berikut adalah tanda-tanda yang umum terjadi saat tubuh kekurangan cairan:

1. Mulut dan bibir kering

Tubuh yang dehidrasi memproduksi lebih sedikit air liur, menyebabkan rasa kering di mulut.

2. Warna urine lebih gelap dari biasanya

Baca Juga:  Tiga Tahun Terputus, Jembatan Weton Kulon Kebumen Kini Kembali Bisa Dilewati

Urine berwarna kuning tua atau bahkan kecoklatan menandakan kurangnya asupan cairan.

3. Kelelahan dan mudah mengantuk

Dehidrasi memperlambat metabolisme, membuat tubuh terasa lesu.

4. Sakit kepala

Otak sensitif terhadap perubahan cairan. Kekurangan air dapat memicu sakit kepala ringan hingga migrain.

5. Sulit konsentrasi

Penurunan kadar air dalam tubuh berdampak pada kemampuan berpikir dan fokus.

6. Sembelit

Air berfungsi melembutkan tinja. Tanpa cukup cairan, frekuensi buang air besar menurun dan feses menjadi keras.

7. Kulit kering dan kurang elastis

Salah satu tanda dehidrasi adalah kulit yang tampak kusam dan tidak elastis saat dicubit.

Dampak Kurang Minum Air dalam Jangka Panjang

Kurangnya konsumsi air putih tidak hanya berdampak jangka pendek. Jika terjadi terus-menerus, kondisi ini bisa menimbulkan risiko kesehatan serius, seperti:

1. Batu ginjal dan infeksi saluran kemih.

2. Tekanan darah rendah akibat volume darah berkurang.

Baca Juga:  Polres Kebumen Tangkap Pelaku Spesialis Curanmor, Sita Enam Motor Hasil Curian

3. Penurunan fungsi kognitif.

4. Gangguan pada keseimbangan elektrolit tubuh.

5. Peningkatan risiko sembelit kronis.

Cara Menjaga Kebutuhan Cairan Tubuh

Agar terhindar dari bahaya dehidrasi, berikut tips menjaga asupan air harian:

1. Minum air putih secara berkala meski tidak merasa haus.

2. Bawa botol minum sendiri ke tempat kerja atau saat bepergian.

3. Konsumsi buah dan sayur tinggi air seperti semangka, mentimun, dan selada.

4. Kurangi minuman berkafein atau beralkohol yang bersifat diuretik.

5. Gunakan aplikasi pengingat minum untuk membantu konsistensi.

Kurang minum air putih adalah masalah umum yang sering diabaikan. Padahal, air berperan vital dalam mendukung fungsi tubuh. Mengenali tanda-tanda awal tubuh kekurangan cairan bisa membantu mencegah risiko kesehatan yang lebih seserius.

Jangan tunggu haus untuk mulai minum air. Jadikan minum cukup air sebagai bagian dari gaya hidup sehat sehari-hari.

Editor : A. Nandar

Follow WhatsApp Channel diengpost.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Prabowo Resmi Lantik Sudaryono Jadi Kepala BGN
Kado Budaya ke 18 Soroti Tantangan Kebudayaan dan Krisis Lingkungan
Kasad Sebut Lulusan Seskoad Angkatan Darat Harus Siap Hadapi Tantangan Masa Depan
Perkuat Sinergi Informasi TNI AD, Dispenad Gelar Silaturahmi Hangat Bersama Awak Media Massa
Viral Kesalahan Juri, MPR Minta Maaf Atas Insiden Penilaian LCC Empat Pilar 2026 Kalbar
Kemendikdasmen Beri Kepastian Nasib Guru Non-ASN hingga 2026
Cegah Pola Berulang Kasus Pencabulan Santriwati Pati, Satgas Khusus Pesantren Mendesak Dibentuk
Kasus Pencabulan Santriwati Pati: Polresta Pati Periksa Pengasuh Ponpes yang Jadi Tersangka

Berita Terkait

Rabu, 22 Juli 2026 - 21:23 WIB

Prabowo Resmi Lantik Sudaryono Jadi Kepala BGN

Senin, 22 Juni 2026 - 07:09 WIB

Kado Budaya ke 18 Soroti Tantangan Kebudayaan dan Krisis Lingkungan

Minggu, 14 Juni 2026 - 06:57 WIB

Kasad Sebut Lulusan Seskoad Angkatan Darat Harus Siap Hadapi Tantangan Masa Depan

Minggu, 31 Mei 2026 - 18:32 WIB

Perkuat Sinergi Informasi TNI AD, Dispenad Gelar Silaturahmi Hangat Bersama Awak Media Massa

Selasa, 12 Mei 2026 - 07:37 WIB

Viral Kesalahan Juri, MPR Minta Maaf Atas Insiden Penilaian LCC Empat Pilar 2026 Kalbar

Berita Terbaru

Sudaryono saat dilantik sebagai Kepala BGN di Istana Negara Jakarta.

Nasional

Prabowo Resmi Lantik Sudaryono Jadi Kepala BGN

Rabu, 22 Jul 2026 - 21:23 WIB