Bareng Timothy Ronald, Radit Bongkar Cara Bebas Finansial Sejak Usia 21 Tahun

- Penulis

Sabtu, 10 Januari 2026 - 15:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Komika Raditya Dika dalam siniar bersama Timothy Ronald.

i

Komika Raditya Dika dalam siniar bersama Timothy Ronald.

JAKARTA, DiengPost.com — Siapa sangka di balik sosok komika dan penulis best-seller, Raditya Dika menyimpan kedisiplinan tinggi dalam hal perencanaan keuangan. Dalam siniar bersama triliuner muda dan edukator finansial Timothy Ronald, Kamis (8/1/2026), Radit membagikan kisah awal mula dirinya belajar investasi sejak usia 21 tahun.

“Kalau gue nggak invest, gue rugi. Jadi pegangannya itu dulu,” ujar Radit.

Ia mengaku mulai menyusun dana pensiun bahkan sebelum merilis buku pertamanya, karena menyadari ketidakpastian penghasilan sebagai seniman.

Radit menjelaskan bahwa kesadaran finansialnya lahir dari rasa takut akan masa depan. Ia pun mulai mempelajari cara kerja uang dan pentingnya investasi jangka panjang. Meski tak menyebut nominal, Radit mengaku memilih kelas aset berisiko tinggi dan terus menyiapkan dana pensiunnya hingga kini.

Menanggapi pertanyaan Timothy soal pendekatan investasi, Radit menjawab bahwa ia menggabungkan berbagai strategi.

Baca Juga:  Krenova 2025, Langkah Wonosobo Kembangkan Sains dan Inovasi Ramah Lingkungan

“Ada yang top value, ada juga reksa dana indeks. Full seratus persen equity Indonesia. Tapi beberapa tahun belakangan gue mulai diversifikasi ke luar negeri,” ungkapnya.

Selain investasi, Radit juga menekankan pentingnya meningkatkan savings rate dan menghindari jebakan hedonic treadmill. Baginya, pekerjaan adalah sumber kekayaan, sementara investasi adalah alat mencapai tujuan keuangan.

Penulis : A. Nandar

Editor : A. Nandar

Follow WhatsApp Channel diengpost.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Viral Kesalahan Juri, MPR Minta Maaf Atas Insiden Penilaian LCC Empat Pilar 2026 Kalbar
Kemendikdasmen Beri Kepastian Nasib Guru Non-ASN hingga 2026
Cegah Pola Berulang Kasus Pencabulan Santriwati Pati, Satgas Khusus Pesantren Mendesak Dibentuk
Kasus Pencabulan Santriwati Pati: Polresta Pati Periksa Pengasuh Ponpes yang Jadi Tersangka
KRI Bima Suci Tiba di Singapura: Kapal Latih TNI AL Perkuat Diplomasi Maritim
Fakta Baru Kekerasan Daycare Yogyakarta: Pengasuh Sebut Ada Perintah Atasan
Kasus Kekerasan Daycare Yogyakarta: Polisi Tetapkan 13 Tersangka Termasuk Pengelola
Update Kasus Penganiayaan Anak di Banda Aceh: Enam Saksi Beri Keterangan

Berita Terkait

Selasa, 12 Mei 2026 - 07:37 WIB

Viral Kesalahan Juri, MPR Minta Maaf Atas Insiden Penilaian LCC Empat Pilar 2026 Kalbar

Sabtu, 9 Mei 2026 - 19:51 WIB

Kemendikdasmen Beri Kepastian Nasib Guru Non-ASN hingga 2026

Jumat, 8 Mei 2026 - 11:16 WIB

Cegah Pola Berulang Kasus Pencabulan Santriwati Pati, Satgas Khusus Pesantren Mendesak Dibentuk

Rabu, 6 Mei 2026 - 07:23 WIB

Kasus Pencabulan Santriwati Pati: Polresta Pati Periksa Pengasuh Ponpes yang Jadi Tersangka

Kamis, 30 April 2026 - 10:43 WIB

Fakta Baru Kekerasan Daycare Yogyakarta: Pengasuh Sebut Ada Perintah Atasan

Berita Terbaru