Hari Cuci Tangan Pakai Sabun Sedunia 2025 di Wonosobo, Dorong Perilaku Hidup Sehat sejak Sekolah

- Penulis

Kamis, 23 Oktober 2025 - 13:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Wonosobo, Afif Nurhidayat melakukan gerakan Cuci tangan di SMA Muhammadiyah Wonosobo.

i

Bupati Wonosobo, Afif Nurhidayat melakukan gerakan Cuci tangan di SMA Muhammadiyah Wonosobo.

WONOSOBO – Peringatan Hari Cuci Tangan Pakai Sabun Sedunia Wonosobo 2025 menjadi ajang penting dalam menguatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya kebersihan dan kesehatan diri.

Kegiatan ini digelar di SMA Muhammadiyah Wonosobo pada Jumat (17/10/2025) dan dihadiri langsung oleh Bupati Wonosobo, Afif Nurhidayat, beserta jajaran Dinas Kesehatan Kabupaten Wonosobo.

Bupati Wonosobo, Afif Nurhidayat menekankan bahwa Hari Cuci Tangan Pakai Sabun Sedunia Wonosobo bukan sekadar seremoni tahunan, tetapi wadah untuk membangun pola hidup sehat yang konsisten.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Peringatan ini merupakan kampanye efektif untuk mencegah penularan penyakit serta membentuk kebiasaan mencuci tangan demi menjaga kesehatan pribadi dan keluarga,” ujarnya.

Mengusung tema ‘Be A Handwashing Hero!’ atau ‘Jadilah Pahlawan CTPS di Lingkungan Kita!’, Hari Cuci Tangan Pakai Sabun Sedunia Wonosobo mengedukasi masyarakat bahwa menjadi pahlawan kesehatan dapat dimulai dari hal sederhana, seperti membiasakan enam langkah mencuci tangan dengan air mengalir dan sabun.

Afif mengajak masyarakat Wonosobo, terutama pelajar, untuk menjadikan kebiasaan mencuci tangan sebagai bagian dari perilaku hidup bersih di sekolah, fasilitas publik, dan rumah tangga.

Baca Juga:  Pilih Ketua Baru Periode 2025–2030, PPDI Wonosobo Gelar Musdalub

“Perubahan perilaku sederhana ini berdampak besar terhadap ketahanan kesehatan masyarakat,” tuturnya.

Selain mengampanyekan cuci tangan pakai sabun, Bupati Afif Nurhidayat juga menyoroti pentingnya pencegahan anemia pada remaja putri. Dalam momentum Hari Cuci Tangan Pakai Sabun Sedunia Wonosobo 2025, ia mengimbau siswi untuk menjaga pola makan bergizi seimbang dan rutin mengonsumsi tablet tambah darah.

“Saya minta remaja putri menumbuhkan kesadaran diri untuk mencegah anemia. Ini berpengaruh langsung terhadap kualitas generasi muda Wonosobo di masa depan,” tegasnya.

Ia menambahkan, penanganan anemia dan peningkatan gizi sangat berkaitan dengan upaya pemerintah daerah dalam menurunkan angka stunting dan membangun generasi sehat serta berdaya saing.

Melalui Hari Cuci Tangan Pakai Sabun Sedunia Wonosobo 2025, pemerintah daerah menegaskan komitmennya dalam memperkuat perilaku hidup bersih dan sehat di masyarakat. Program ini juga sejalan dengan misi Wonosobo dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing.

Baca Juga:  Update Cuaca Jawa Tengah 13 November 2025, BMKG Peringatkan Hujan Lebat Disertai Petir dan Angin

Afif Nurhidayat menutup acara dengan ajakan agar seluruh elemen masyarakat berpartisipasi aktif dalam menjaga kebersihan dan mencegah penyakit.

“Kesehatan bukan hanya tanggung jawab pribadi, tetapi juga gerakan bersama untuk membangun Wonosobo yang sehat dan tangguh,” ujarnya.

Peringatan Hari Cuci Tangan Pakai Sabun Sedunia Wonosobo 2025 juga dirangkai dengan kegiatan Jumat Berseri (Bersama Sehatkan Remaja Putri), yakni aksi minum tablet tambah darah bersama di sekolah. Program ini menjadi bagian dari kampanye nasional pencegahan anemia yang dilakukan secara rutin oleh Dinas Kesehatan.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Wonosobo, Jaelan menjelaskan, bahwa kegiatan ini telah menjadi agenda tahunan dan akan diperluas ke sekolah-sekolah lain.

“Gerakan ini bukan hanya event seremonial, tetapi pembiasaan agar anak-anak tumbuh dengan kesadaran hidup sehat. Kami ingin budaya cuci tangan dan konsumsi gizi seimbang menjadi gaya hidup,” jelas Jaelan.

Editor : A. Nandar

Follow WhatsApp Channel diengpost.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Prabowo Resmi Lantik Sudaryono Jadi Kepala BGN
Kado Budaya ke 18 Soroti Tantangan Kebudayaan dan Krisis Lingkungan
Kasad Sebut Lulusan Seskoad Angkatan Darat Harus Siap Hadapi Tantangan Masa Depan
Perkuat Sinergi Informasi TNI AD, Dispenad Gelar Silaturahmi Hangat Bersama Awak Media Massa
Viral Kesalahan Juri, MPR Minta Maaf Atas Insiden Penilaian LCC Empat Pilar 2026 Kalbar
Kemendikdasmen Beri Kepastian Nasib Guru Non-ASN hingga 2026
Cegah Pola Berulang Kasus Pencabulan Santriwati Pati, Satgas Khusus Pesantren Mendesak Dibentuk
Kasus Pencabulan Santriwati Pati: Polresta Pati Periksa Pengasuh Ponpes yang Jadi Tersangka

Berita Terkait

Rabu, 22 Juli 2026 - 21:23 WIB

Prabowo Resmi Lantik Sudaryono Jadi Kepala BGN

Senin, 22 Juni 2026 - 07:09 WIB

Kado Budaya ke 18 Soroti Tantangan Kebudayaan dan Krisis Lingkungan

Minggu, 14 Juni 2026 - 06:57 WIB

Kasad Sebut Lulusan Seskoad Angkatan Darat Harus Siap Hadapi Tantangan Masa Depan

Minggu, 31 Mei 2026 - 18:32 WIB

Perkuat Sinergi Informasi TNI AD, Dispenad Gelar Silaturahmi Hangat Bersama Awak Media Massa

Selasa, 12 Mei 2026 - 07:37 WIB

Viral Kesalahan Juri, MPR Minta Maaf Atas Insiden Penilaian LCC Empat Pilar 2026 Kalbar

Berita Terbaru

Sudaryono saat dilantik sebagai Kepala BGN di Istana Negara Jakarta.

Nasional

Prabowo Resmi Lantik Sudaryono Jadi Kepala BGN

Rabu, 22 Jul 2026 - 21:23 WIB