WONOSOBO – Pemerintah Kabupaten Wonosobo terus mendorong hadirnya gagasan kreatif dalam bidang sains dan teknologi melalui pelaksanaan Lomba Kreativitas dan Inovasi Masyarakat (Krenova) 2025 yang digelar oleh Bappeda Wonosobo.
Program tahunan ini menjadi ajang bagi masyarakat untuk menghadirkan solusi inovatif terhadap berbagai persoalan daerah, terutama pengelolaan sampah.
Kepala Bidang Perencanaan, Pengendalian, Evaluasi, dan Litbang Bappeda Wonosobo, Irma Nurul Fastikah, menjelaskan bahwa lomba tersebut tidak hanya menilai ide dan teknologi yang dikembangkan, tetapi juga memfasilitasi peserta agar hasil temuannya bisa diterapkan secara nyata di lapangan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Melalui Krenova, masyarakat diajak untuk mengembangkan karya hingga tahap produksi dan komersialisasi, bukan berhenti di ide semata,” terang Irma.
Selain menjadi wadah pengakuan bagi para inovator lokal, kegiatan ini juga sejalan dengan arah pembangunan dalam RPJMN 2025–2030 yang menempatkan penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi sebagai prioritas nasional.
Tahun ini, tema yang diangkat adalah ‘Peningkatan Pengelolaan Sampah Melalui Upaya Pengurangan dan Penanganan Sampah’. Tema tersebut dipilih merespons meningkatnya volume sampah di Wonosobo yang kini mencapai sekitar 120 ton per hari, sebagian besar berasal dari rumah tangga.
Editor : A. Nandar
Halaman : 1 2 Selanjutnya
































Tinggalkan Balasan