Jual Merica Palsu di Pasar Sapuran, Dua Orang Asal Cirebon Ditangkap Polisi

- Penulis

Kamis, 13 November 2025 - 13:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dua pria asal Cirebon diamankan Polres Wonosobo karena mengedarkan merica palsu di Pasar Sapuran.

i

Dua pria asal Cirebon diamankan Polres Wonosobo karena mengedarkan merica palsu di Pasar Sapuran.

WONOSOBO – Polsek Sapuran Polres Wonosobo menangkap dua pria asal Cirebon, Jawa Barat, yang diduga mengedarkan merica oplosan di kawasan Pasar Sapuran.

Penangkapan dilakukan pada Selasa pagi, 11 November 2025, setelah polisi menerima laporan dari warga yang curiga dengan kualitas merica yang dijual di pasar setempat.

Kasubsi Penmas Humas Polres Wonosobo, Aiptu Nanang Wibowo, membenarkan penangkapan tersebut. Menurutnya, polisi langsung bergerak setelah menerima laporan masyarakat mengenai merica yang tampak tidak wajar.

Dari hasil pemeriksaan, butiran yang dikira merica murni ternyata campuran bahan sagu yang dibentuk menyerupai merica utuh.

“Dua pelaku asal Cirebon telah kami amankan beserta barang bukti untuk pemeriksaan lebih lanjut. Mereka kedapatan menjual produk yang diduga merica oplosan di Pasar Sapuran,” ujar Aiptu Nanang.

Baca Juga:  Rusak Rumah Warga, Tim Gabungan Bersihkan Material Tanah Longsor di Desa Surengede

Kedua terduga pelaku berinisial SP (32) dan SA (38) ditangkap bersama sejumlah barang bukti yang diduga digunakan dalam proses pengolahan, seperti tujuh bungkus merica oplosan seberat satu kilogram, bahan sagu lima kilogram, sebuah stapler, serta 37 kemasan plastik bermerek BADER.

Editor : A. Nandar

Follow WhatsApp Channel diengpost.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Perkuat Sinergi Informasi TNI AD, Dispenad Gelar Silaturahmi Hangat Bersama Awak Media Massa
Viral Kesalahan Juri, MPR Minta Maaf Atas Insiden Penilaian LCC Empat Pilar 2026 Kalbar
Kemendikdasmen Beri Kepastian Nasib Guru Non-ASN hingga 2026
Cegah Pola Berulang Kasus Pencabulan Santriwati Pati, Satgas Khusus Pesantren Mendesak Dibentuk
Kasus Pencabulan Santriwati Pati: Polresta Pati Periksa Pengasuh Ponpes yang Jadi Tersangka
KRI Bima Suci Tiba di Singapura: Kapal Latih TNI AL Perkuat Diplomasi Maritim
Fakta Baru Kekerasan Daycare Yogyakarta: Pengasuh Sebut Ada Perintah Atasan
Kasus Kekerasan Daycare Yogyakarta: Polisi Tetapkan 13 Tersangka Termasuk Pengelola

Berita Terkait

Minggu, 31 Mei 2026 - 18:32 WIB

Perkuat Sinergi Informasi TNI AD, Dispenad Gelar Silaturahmi Hangat Bersama Awak Media Massa

Selasa, 12 Mei 2026 - 07:37 WIB

Viral Kesalahan Juri, MPR Minta Maaf Atas Insiden Penilaian LCC Empat Pilar 2026 Kalbar

Jumat, 8 Mei 2026 - 11:16 WIB

Cegah Pola Berulang Kasus Pencabulan Santriwati Pati, Satgas Khusus Pesantren Mendesak Dibentuk

Rabu, 6 Mei 2026 - 07:23 WIB

Kasus Pencabulan Santriwati Pati: Polresta Pati Periksa Pengasuh Ponpes yang Jadi Tersangka

Sabtu, 2 Mei 2026 - 07:22 WIB

KRI Bima Suci Tiba di Singapura: Kapal Latih TNI AL Perkuat Diplomasi Maritim

Berita Terbaru