Rusak Rumah Warga, Tim Gabungan Bersihkan Material Tanah Longsor di Desa Surengede

- Penulis

Jumat, 7 November 2025 - 19:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas gabungan membersihkan material longsor yang merusak rumah warga Surengede, Kejajar, Wonosobo.

i

Petugas gabungan membersihkan material longsor yang merusak rumah warga Surengede, Kejajar, Wonosobo.

WONOSOBO – Bencana tanah longsor di Wonosobo kembali terjadi di wilayah pegunungan Dieng. Tim gabungan dari Polres Wonosobo bersama masyarakat Desa Surengede, Kecamatan Kejajar, melakukan pembersihan material longsoran di area permukiman warga, Jumat (7/11/2025).

Peristiwa tanah longsor di Wonosobo itu terjadi pada Kamis (6/11/2025) sekitar pukul 17.00 WIB. Longsoran berasal dari pekarangan milik Muslem (71), seorang buruh tani warga Dusun Surengede RT 08/01. Material longsor menimpa rumah milik Abib Musoleh (36) di RT 07/01 yang berada tepat di bawah lereng.

Baca Juga:  Krenova 2025, Langkah Wonosobo Kembangkan Sains dan Inovasi Ramah Lingkungan

Menurut laporan Polsek Kejajar, tanah longsor di Wonosobo tersebut memiliki ketinggian sekitar 30 meter dan lebar 5 meter. Longsoran dipicu oleh kondisi topografi lereng perbukitan, intensitas hujan tinggi, dan struktur tanah yang labil.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tanah longsor di Wonosobo ini. Namun, rumah korban mengalami kerusakan pada bagian dinding dan halaman, dengan taksiran kerugian mencapai Rp15 juta.

Baca Juga:  Hebat! Agro Wisata Tambi Wonosobo Masuk 6 Besar Daya Tarik Wisata Terbaik Nasional Versi WIA 2025

Kapolsek Kejajar, AKP Abror, menyampaikan bahwa Polsek bersama tim siaga bencana Polres Wonosobo dan relawan segera bertindak membersihkan material tanah dan batu.

“Kehadiran Polri di tengah masyarakat merupakan wujud tanggung jawab dan kepedulian terhadap situasi kebencanaan. Kami mengimbau agar warga tetap waspada, terutama di wilayah rawan longsor,” ujarnya.

Editor : A. Nandar

Follow WhatsApp Channel diengpost.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Viral Kesalahan Juri, MPR Minta Maaf Atas Insiden Penilaian LCC Empat Pilar 2026 Kalbar
Kemendikdasmen Beri Kepastian Nasib Guru Non-ASN hingga 2026
Cegah Pola Berulang Kasus Pencabulan Santriwati Pati, Satgas Khusus Pesantren Mendesak Dibentuk
Kasus Pencabulan Santriwati Pati: Polresta Pati Periksa Pengasuh Ponpes yang Jadi Tersangka
KRI Bima Suci Tiba di Singapura: Kapal Latih TNI AL Perkuat Diplomasi Maritim
Fakta Baru Kekerasan Daycare Yogyakarta: Pengasuh Sebut Ada Perintah Atasan
Kasus Kekerasan Daycare Yogyakarta: Polisi Tetapkan 13 Tersangka Termasuk Pengelola
Update Kasus Penganiayaan Anak di Banda Aceh: Enam Saksi Beri Keterangan

Berita Terkait

Selasa, 12 Mei 2026 - 07:37 WIB

Viral Kesalahan Juri, MPR Minta Maaf Atas Insiden Penilaian LCC Empat Pilar 2026 Kalbar

Sabtu, 9 Mei 2026 - 19:51 WIB

Kemendikdasmen Beri Kepastian Nasib Guru Non-ASN hingga 2026

Jumat, 8 Mei 2026 - 11:16 WIB

Cegah Pola Berulang Kasus Pencabulan Santriwati Pati, Satgas Khusus Pesantren Mendesak Dibentuk

Rabu, 6 Mei 2026 - 07:23 WIB

Kasus Pencabulan Santriwati Pati: Polresta Pati Periksa Pengasuh Ponpes yang Jadi Tersangka

Kamis, 30 April 2026 - 10:43 WIB

Fakta Baru Kekerasan Daycare Yogyakarta: Pengasuh Sebut Ada Perintah Atasan

Berita Terbaru