Lesbumi PCNU Purworejo Dorong Pelestarian Kesenian Dolalak Lewat Forum Budaya Tuladha#2

- Penulis

Sabtu, 1 November 2025 - 19:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Forum budaya Tuladha#2 bertema 'Dolalak : Membincang Naskah, Sejarah, dan Peralihan Nilai' pada Jumat (31/10/2025) .

i

Forum budaya Tuladha#2 bertema 'Dolalak : Membincang Naskah, Sejarah, dan Peralihan Nilai' pada Jumat (31/10/2025) .

PURWOREJO – Lembaga Seni Budaya Muslimin Indonesia (Lesbumi) PCNU Purworejo menggelar forum budaya Tuladha#2 bertema ‘Dolalak : Membincang Naskah, Sejarah, dan Peralihan Nilai’ pada Jumat (31/10/2025) malam di Pendopo Kecamatan Purworejo.

Kegiatan ini menjadi ruang pertemuan lintas generasi untuk menelaah kembali kesenian Dolalak, salah satu warisan budaya khas Purworejo yang sarat makna spiritual dan sosial. Forum yang berlangsung dari pukul 19.00 hingga 23.15 WIB ini dihadiri seniman, budayawan, akademisi, dan tokoh masyarakat.

Baca Juga:  Longsor Rusak Rumah Warga di Derongisor Mojotengah, Kerugian Capai Ratusan Juta

Melalui pendekatan Ahlussunnah wal Jamaah an-Nahdliyyah, Lesbumi menghadirkan Tuladha sebagai laboratorium budaya yang menumbuhkan kesadaran baru terhadap nilai dan sejarah kesenian Dolalak.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Acara dibuka dengan tradisi tahlil, soyar maole, dan mahalul qiyam, kemudian dilanjutkan dengan penampilan musik dan tari oleh Gigih Tata Buana Surya serta Sudrajat Dewandana. Puncaknya adalah diskusi ‘Dolalak : Membincang Naskah, Sejarah, dan Peralihan Nilai’ bersama Ahzadiyanti, pewaris risalah Dolalak Katerban, dengan moderator Mastri Imammusadin.

Baca Juga:  Pembangunan Jalan Lingkungan di Cangkrep Kidul, Wujud Program 'Alus Dalane' Pemkab Purworejo

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Purworejo, Yudhie Agung P., menegaskan bahwa bentuk kesenian seperti kesenian Dolalak perlu dijaga melalui sinergi antar stakeholders.

“Dolalak adalah identitas kultural Purworejo. Melalui forum seperti Tuladha, ada ruang bertemu antara pelaku seni, ulama, dan pemerintah untuk menjaga tradisi ini tetap hidup,” ujarnya.

Penulis : Adi

Editor : A. Nandar

Follow WhatsApp Channel diengpost.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Viral Kesalahan Juri, MPR Minta Maaf Atas Insiden Penilaian LCC Empat Pilar 2026 Kalbar
Kemendikdasmen Beri Kepastian Nasib Guru Non-ASN hingga 2026
Cegah Pola Berulang Kasus Pencabulan Santriwati Pati, Satgas Khusus Pesantren Mendesak Dibentuk
Kasus Pencabulan Santriwati Pati: Polresta Pati Periksa Pengasuh Ponpes yang Jadi Tersangka
KRI Bima Suci Tiba di Singapura: Kapal Latih TNI AL Perkuat Diplomasi Maritim
Fakta Baru Kekerasan Daycare Yogyakarta: Pengasuh Sebut Ada Perintah Atasan
Kasus Kekerasan Daycare Yogyakarta: Polisi Tetapkan 13 Tersangka Termasuk Pengelola
Update Kasus Penganiayaan Anak di Banda Aceh: Enam Saksi Beri Keterangan

Berita Terkait

Selasa, 12 Mei 2026 - 07:37 WIB

Viral Kesalahan Juri, MPR Minta Maaf Atas Insiden Penilaian LCC Empat Pilar 2026 Kalbar

Sabtu, 9 Mei 2026 - 19:51 WIB

Kemendikdasmen Beri Kepastian Nasib Guru Non-ASN hingga 2026

Jumat, 8 Mei 2026 - 11:16 WIB

Cegah Pola Berulang Kasus Pencabulan Santriwati Pati, Satgas Khusus Pesantren Mendesak Dibentuk

Rabu, 6 Mei 2026 - 07:23 WIB

Kasus Pencabulan Santriwati Pati: Polresta Pati Periksa Pengasuh Ponpes yang Jadi Tersangka

Kamis, 30 April 2026 - 10:43 WIB

Fakta Baru Kekerasan Daycare Yogyakarta: Pengasuh Sebut Ada Perintah Atasan

Berita Terbaru