“Bahasa yang baik melahirkan kebijakan yang bijak, dan kebijakan yang beradab menumbuhkan kepercayaan rakyat. Mari kita gunakan bahasa untuk membangun, bukan melukai,” ujar Didik.
Melalui seruan ini, Laskar Santri Nusantara mengajak pemerintah, lembaga publik, dan media nasional untuk menjaga martabat bahasa Indonesia sebagai bahasa persatuan yang mencerminkan nilai-nilai empati dan kebangsaan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Penulis : Adi
Editor : A. Nandar
































Tinggalkan Balasan