Kencrengan, Kesenian Islami Purworejo yang Tetap Hidup di Tengah Arus Modern

- Penulis

Jumat, 31 Oktober 2025 - 15:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ratusan grup kencrengan di Purworejo tampil bersama-sama.

i

Ratusan grup kencrengan di Purworejo tampil bersama-sama.

Bagus menegaskan bahwa Kencrengan berbeda dengan rebana, meski keduanya mirip secara tampilan.

“Kencrengan punya bunyi dan fungsi tersendiri. Pemainnya lebih sedikit dan alatnya sederhana, biasanya digunakan untuk mengiringi sholawat Al-Barzanji, bukan Simtudduror,” katanya.

Selain fungsi hiburan, Kencrengan memiliki peran sosial dan spiritual yang kuat di masyarakat.

Anggota KPK asal Pituruh, Achmad Luthfi Khakimbmenuturkan, bahwa kegiatan antargrup Kencrengan membangun ruang silaturahmi dan edukasi.

“Kami bisa saling belajar tabuhan khas tiap daerah. Ini juga jadi cara positif agar pemuda tidak terjerumus pada hal-hal negatif,” ungkapnya.

Baca Juga:  Semarak HSN ke-10, MWC NU Pituruh Sumbang 27 Kantong Darah untuk Kemanusiaan

Dalam satu grup, Kencrengan dimainkan oleh empat hingga lima orang. Alat musik utamanya berupa tiga hingga empat kencreng dan satu bedug yang terbuat dari kayu bundar dengan kulit sapi atau kambing.

Penulis : A.L. Khakim

Editor : A. Nandar

Follow WhatsApp Channel diengpost.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Berau Percantik Labuan Cermin, Dorong Wisata Ramah Lingkungan
3 Tempat Wisata Terasik di Pulau Jawa: Dari Kawah Mistis hingga Candi Megah
Gembira Loka Zoo : Wisata Sejuta Umat di Jantung Yogyakarta
Jembangan Wisata Alam Kebumen, Perpaduan Danau dan Hutan yang Jadi Favorit Keluarga
Mengungkap Rahasia di Balik Nama Dieng, Negeri Para Dewa di Atas Awan
10 Spot Foto Terindah dan Instagramable di Dieng Plateau
Eduwisata Talunombo Jadi Daya Tarik Baru di Wonosobo, Dorong Perekonomian dan Kemandirian Desa
5 Wisata Edukasi di Jogja, Belajar Sambil Liburan Seru untuk Semua Umur

Berita Terkait

Jumat, 16 Januari 2026 - 11:28 WIB

Berau Percantik Labuan Cermin, Dorong Wisata Ramah Lingkungan

Sabtu, 29 November 2025 - 15:40 WIB

3 Tempat Wisata Terasik di Pulau Jawa: Dari Kawah Mistis hingga Candi Megah

Jumat, 21 November 2025 - 06:30 WIB

Gembira Loka Zoo : Wisata Sejuta Umat di Jantung Yogyakarta

Jumat, 7 November 2025 - 15:00 WIB

Jembangan Wisata Alam Kebumen, Perpaduan Danau dan Hutan yang Jadi Favorit Keluarga

Jumat, 31 Oktober 2025 - 15:00 WIB

Kencrengan, Kesenian Islami Purworejo yang Tetap Hidup di Tengah Arus Modern

Berita Terbaru