Kencrengan, Kesenian Islami Purworejo yang Tetap Hidup di Tengah Arus Modern

- Penulis

Jumat, 31 Oktober 2025 - 15:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ratusan grup kencrengan di Purworejo tampil bersama-sama.

i

Ratusan grup kencrengan di Purworejo tampil bersama-sama.

Alunannya memadukan bunyi ‘tek’, ‘dug’ dan ‘dung’ yang mengiringi lantunan sholawat penuh makna. Dusun Tegal di Desa Karangwuluh, Kecamatan Kutoarjo, menjadi salah satu tempat di mana kesenian Kencrengan masih hidup kuat.

Menurut tokoh masyarakat setempat, tradisi ini sudah ada sejak sebelum masa kemerdekaan dan dipercaya berasal dari fase awal penyebaran Islam di Jawa.

Baca Juga:  Eduwisata Talunombo Jadi Daya Tarik Baru di Wonosobo, Dorong Perekonomian dan Kemandirian Desa

Kencrengan di Dusun Tegal sempat nyaris hilang karena minim penerus, namun kemudian dihidupkan kembali oleh generasi muda yang belajar di pesantren. Kini, setiap malam Minggu, warga rutin menggelar pembacaan Al-Barzanji yang diiringi tabuhan Kencrengan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Dengan acara seperti ini, anak muda bisa lebih terarah. Mereka ikut bershalawat, bukan nongkrong tanpa arah,” ujar salah satu tokoh masyarakat.

Baca Juga:  Lewat 'Polantas Menyapa', Polres Purworejo Awasi Distribusi Makan Bergizi Gratis

Selain dalam kegiatan religius, Kencrengan juga digunakan sebagai penanda waktu salat atau pengiring acara seperti khitanan dan khataman Al-Qur’an.

Kesenian Kencrengan tidak hanya mempertahankan tradisi, tetapi juga menanamkan nilai kebersamaan dan spiritualitas. Para pemain belajar tentang kekompakan, kesabaran, dan saling menghargai.

Penulis : A.L. Khakim

Editor : A. Nandar

Follow WhatsApp Channel diengpost.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Pemprov Lampung Gencarkan Promosi Wisata, Dorong Pertumbuhan Ekonomi Kreatif dan UMKM
Berau Percantik Labuan Cermin, Dorong Wisata Ramah Lingkungan
3 Tempat Wisata Terasik di Pulau Jawa: Dari Kawah Mistis hingga Candi Megah
Gembira Loka Zoo : Wisata Sejuta Umat di Jantung Yogyakarta
Jembangan Wisata Alam Kebumen, Perpaduan Danau dan Hutan yang Jadi Favorit Keluarga
Mengungkap Rahasia di Balik Nama Dieng, Negeri Para Dewa di Atas Awan
10 Spot Foto Terindah dan Instagramable di Dieng Plateau
Eduwisata Talunombo Jadi Daya Tarik Baru di Wonosobo, Dorong Perekonomian dan Kemandirian Desa

Berita Terkait

Sabtu, 20 Juni 2026 - 04:30 WIB

Pemprov Lampung Gencarkan Promosi Wisata, Dorong Pertumbuhan Ekonomi Kreatif dan UMKM

Jumat, 16 Januari 2026 - 11:28 WIB

Berau Percantik Labuan Cermin, Dorong Wisata Ramah Lingkungan

Sabtu, 29 November 2025 - 15:40 WIB

3 Tempat Wisata Terasik di Pulau Jawa: Dari Kawah Mistis hingga Candi Megah

Jumat, 21 November 2025 - 06:30 WIB

Gembira Loka Zoo : Wisata Sejuta Umat di Jantung Yogyakarta

Jumat, 7 November 2025 - 15:00 WIB

Jembangan Wisata Alam Kebumen, Perpaduan Danau dan Hutan yang Jadi Favorit Keluarga

Berita Terbaru

Sudaryono saat dilantik sebagai Kepala BGN di Istana Negara Jakarta.

Nasional

Prabowo Resmi Lantik Sudaryono Jadi Kepala BGN

Rabu, 22 Jul 2026 - 21:23 WIB