Ekonomi Indonesia Stabil dan Tumbuh 5,12 Persen pada Tahun Pertama Prabowo-Gibran

- Penulis

Sabtu, 18 Oktober 2025 - 05:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. (Istimewa)

i

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. (Istimewa)

JAKARTA – Ekonomi Indonesia mencatat pertumbuhan stabil sebesar 5,12 persen pada tahun pertama pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.

Data pertumbuhan ekonomi Indonesia ini menjadi salah satu yang tertinggi di antara negara G20 selama Triwulan II-2025.

Pencapaian pertumbuhan ekonomi Indonesia di tengah ketidakpastian global ini diungkap Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa di Jakarta, Kamis (16/10).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menyampaikan bahwa fundamental ekonomi Indonesia tetap kuat, dengan inflasi terjaga di level 2,65 persen (yoy) serta defisit APBN hanya sebesar 1,56 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB).

Kinerja ini menempatkan pertumbuhan ekonomi Indonesia dan stabilitas makroekonomi di antara yang terbaik di kawasan.

“Jadi ini semua sebagian angka pertumbuhan triwulan kedua. Saya yakin triwulan ketiga akan turun sedikit, tapi enggak apa-apa. Triwulan keempat tumbuhnya akan lebih cepat,” ungkap Menkeu, menegaskan optimisme terhadap ekonomi Indonesia.

Baca Juga:  KA Mataram Seruduk Mobil MBG di Purworejo, Saksi : Kendaraan Sempat Tabrak Beton Sebelum Masuk Sungai

Menkeu juga menjelaskan strategi pengelolaan kas negara untuk mendukung pertumbuhan ekonomi Indonesia, di antaranya melalui penempatan dana Rp200 triliun di Bank Himbara agar likuiditas perekonomian tetap terjaga. Dampak kebijakan ini dinilai mendorong aktivitas ekonomi Indonesia secara signifikan.

Di sektor perdagangan, ekonomi Indonesia menunjukkan ketahanan dengan mencatat surplus neraca perdagangan selama 64 bulan berturut-turut. Dari Januari hingga September 2025, surplus perdagangan Indonesia tumbuh 45,8 persen, memperkuat posisi Indonesia di tingkat global.

Berbagai indikator kesejahteraan turut mendukung narasi pertumbuhan ekonomi Indonesia. Tingkat pengangguran terbuka Indonesia turun menjadi 4,76 persen per Februari 2025, menyentuh level terendah sejak krisis 1998. Angka kemiskinan nasional juga turun ke posisi 8,47 persen pada Maret 2025, yang merupakan rekor terendah sepanjang sejarah ekonomi Indonesia.

Baca Juga:  UMKM : Kunci Kuat Ekonomi Indonesia yang Masih Sering Terabaikan

Pasar modal Indonesia pun merespons positif momentum pertumbuhan ekonomi Indonesia. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mencapai rekor tertinggi sepanjang masa di level 8.257,86 pada 10 Oktober 2025.

Menurut Menkeu, pencapaian ini merupakan cerminan kepercayaan pelaku pasar terhadap arah kebijakan ekonomi Indonesia di bawah pemerintahan Prabowo-Gibran.

“Tapi yang perlu diperhatikan adalah perbaikan ekonomi yang akan kita ciptakan ke depan, bukan cuman sesaat. Kita perbaiki pondasi ekonominya dengan serius,” ujarnya menutup pernyataan.

Momentum pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2025 menegaskan komitmen pemerintah untuk menjaga fundamental ekonomi, memperkuat daya saing, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat di tengah tantangan global.

Editor : A. Nandar

Sumber Berita: Kemenkeu RI

Follow WhatsApp Channel diengpost.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Prabowo Resmi Lantik Sudaryono Jadi Kepala BGN
Kado Budaya ke 18 Soroti Tantangan Kebudayaan dan Krisis Lingkungan
Kasad Sebut Lulusan Seskoad Angkatan Darat Harus Siap Hadapi Tantangan Masa Depan
Perkuat Sinergi Informasi TNI AD, Dispenad Gelar Silaturahmi Hangat Bersama Awak Media Massa
Viral Kesalahan Juri, MPR Minta Maaf Atas Insiden Penilaian LCC Empat Pilar 2026 Kalbar
Kemendikdasmen Beri Kepastian Nasib Guru Non-ASN hingga 2026
Cegah Pola Berulang Kasus Pencabulan Santriwati Pati, Satgas Khusus Pesantren Mendesak Dibentuk
Kasus Pencabulan Santriwati Pati: Polresta Pati Periksa Pengasuh Ponpes yang Jadi Tersangka

Berita Terkait

Rabu, 22 Juli 2026 - 21:23 WIB

Prabowo Resmi Lantik Sudaryono Jadi Kepala BGN

Senin, 22 Juni 2026 - 07:09 WIB

Kado Budaya ke 18 Soroti Tantangan Kebudayaan dan Krisis Lingkungan

Minggu, 14 Juni 2026 - 06:57 WIB

Kasad Sebut Lulusan Seskoad Angkatan Darat Harus Siap Hadapi Tantangan Masa Depan

Minggu, 31 Mei 2026 - 18:32 WIB

Perkuat Sinergi Informasi TNI AD, Dispenad Gelar Silaturahmi Hangat Bersama Awak Media Massa

Selasa, 12 Mei 2026 - 07:37 WIB

Viral Kesalahan Juri, MPR Minta Maaf Atas Insiden Penilaian LCC Empat Pilar 2026 Kalbar

Berita Terbaru

Sudaryono saat dilantik sebagai Kepala BGN di Istana Negara Jakarta.

Nasional

Prabowo Resmi Lantik Sudaryono Jadi Kepala BGN

Rabu, 22 Jul 2026 - 21:23 WIB