14 Sep 2026
instagram youtube tiktok linkedin pinterest

14 Sep 2026

UMKM : Kunci Kuat Ekonomi Indonesia yang Masih Sering Terabaikan

- Penulis

Selasa, 14 Oktober 2025 - 09:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

WONOSOBO – Ketika ekonomi nasional goyah akibat berbagai tantangan global, Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) tak henti menegaskan posisinya sebagai penopang utama daya tahan bangsa.

Menyerap hampir 97% tenaga kerja nasional dan menyumbang sekitar 61% Produk Domestik Bruto (PDB), UMKM menjadi tulang punggung nyata bagi pembangunan ekonomi nasional, bahkan di pelosok neger.

Pilar Penyerapan Tenaga Kerja & Pemerataan Ekonomi

Jumlah UMKM Indonesia kini mencapai lebih dari 65 juta unit, membuktikan kehadirannya nyata di seluruh lapisan masyarakat.

Bahkan, mayoritas pelaku UMKM bergerak di sektor ekonomi rakyat, memungkinkan pemerataan kesempatan kerja hingga pelosok dan mengentaskan masyarakat dari garis kemiskinan.

Peran inilah yang menjadi ‘jaring pengaman’ sosial sekaligus motor penggerak pertumbuhan ekonomi yang resilien dari gejolak makro ekonomi dan krisis globaL.

Baca Juga:  Presiden Prabowo Tegaskan Komitmen Tangani Bencana Sumatra Tanpa Status Nasional

Tantangan: Akses Modal & Pasar yang Masih Terbatas

Sayangnya, di tengah kontribusi besar, UMKM masih menghadapi kendala utama dalam akses pembiayaan dan ekspansi pasar. Mayoritas pelaku usaha kecil belum mampu menikmati fasilitas kredit bank akibat keterbatasan agunan dan literasi keuangan.

Di sisi lain, transformasi digital baru menjangkau sebagian kecil UMKM akibat keterbatasan sumber daya dan infrastruktur di daerah. Hal ini menyebabkan pelaku UMKM sulit naik kelas, bersaing secara nasional, apalagi menembus pasar ekspor.

Upaya Transformasi: Kolaborasi, Digitalisasi dan Inovasi

Tahun 2025 harus menjadi momentum percepatan digitalisasi dan penguatan ekosistem UMKM. Pemerintah telah meluncurkan sejumlah strategi seperti pelatihan digital marketing, penyediaan platform pemasaran online, kemudahan perizinan OSS, hingga peningkatan akses ke pembiayaan berbasis teknologi.

Baca Juga:  Gelar Apresiasi Seni Kerakyatan 2025 : Wadah Ekspresi Pelaku Seni Purworejo

Kolaborasi antara pemerintah, lembaga keuangan, swasta, dan komunitas pelaku usaha semakin vital untuk membuka jalan bagi UMKM berkompetisi bukan hanya di pasar lokal, tapi juga regional bahkan global.

Harapan: Dari ‘Kurang DiPerhatikan’ Menjadi ‘Diprioritaskan’

Potensi luar biasa UMKM bukan sekadar slogan. Sudah saatnya UMKM benar-benar menjadi prioritas dalam kebijakan ekonomi nasional.

Dengan regulasi yang memihak, edukasi bisnis yang masif, dan ekosistem digital yang inklusif, UMKM Indonesia akan menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi bangsa yang makin tangguh, adil, dan berdaya saing di era globalisasi.

Follow WhatsApp Channel diengpost.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Purbaya Yudhi Sadewa Mendadak Dicopot, Prabowo Tunjuk Suahasil Nazara Jadi Menkeu
Gus Kikin Terpilih Jadi Ketum PBNU 2026-2031, Ini Profil dan Jejak Perjuangannya di Nahdlatul Ulama
JATMAN Gelar Istighatsah dan Manaqib Kubro Sambut Muktamar NU ke-35
Katib Syuriyah PBNU Ajak Peserta Muktamar Jombang Jaga Kemandirian Organisasi
Cari Solusi Baru, Presiden Prabowo Dorong Terobosan Penanganan Karhutla
KPK OTT Rektor Unsoed Terkait Dugaan Pemerasan Penerimaan Mahasiswa FK
Pejabat Kampus Terjaring OTT ke-19, Rektor Unsoed Dibawa KPK
Presiden Prabowo Subianto Tinjau Lokasi Kebakaran Hutan di Kubu Raya Kalimantan

Berita Terkait

Senin, 14 September 2026 - 16:34 WIB

Purbaya Yudhi Sadewa Mendadak Dicopot, Prabowo Tunjuk Suahasil Nazara Jadi Menkeu

Senin, 31 Agustus 2026 - 14:09 WIB

Gus Kikin Terpilih Jadi Ketum PBNU 2026-2031, Ini Profil dan Jejak Perjuangannya di Nahdlatul Ulama

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 11:51 WIB

Katib Syuriyah PBNU Ajak Peserta Muktamar Jombang Jaga Kemandirian Organisasi

Selasa, 25 Agustus 2026 - 07:37 WIB

Cari Solusi Baru, Presiden Prabowo Dorong Terobosan Penanganan Karhutla

Minggu, 23 Agustus 2026 - 17:53 WIB

KPK OTT Rektor Unsoed Terkait Dugaan Pemerasan Penerimaan Mahasiswa FK

Berita Terbaru