Prediksi PWNU Aceh: Penetapan Idul Fitri 1447 H Jatuh pada Hari Sabtu

- Penulis

Selasa, 17 Maret 2026 - 12:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua LF PWNU Aceh, Tgk Ismail Alfarlaky.

i

Ketua LF PWNU Aceh, Tgk Ismail Alfarlaky.

BANDA ACEH, DiengPost.com – Lembaga Falakiyah PWNU Aceh memperkirakan bahwa Penetapan Idul Fitri 1447 H di Indonesia berpotensi jatuh pada hari Sabtu, 21 Maret 2026. Prediksi ini muncul berdasarkan hasil kajian data astronomis posisi hilal.

Ketua LF PWNU Aceh, Tgk Ismail Alfarlaky, menjelaskan bahwa perhitungan tinggi bulan saat ini masih cukup rendah. Oleh karena itu, kondisi tersebut belum memenuhi syarat minimal agar hilal dapat terlihat secara visual.

Selanjutnya, hasil hitungan menunjukkan bahwa konjungsi atau fase bulan baru baru akan terjadi pada Kamis pagi. Maka dari itu, proses Penetapan Idul Fitri 1447 H secara teknis akan sangat bergantung pada hasil pengamatan di lapangan nantinya.

Sebab, tinggi hilal di seluruh wilayah Indonesia hanya berada pada kisaran nol hingga tiga derajat saja. Namun, kriteria baru MABIMS mengharuskan tinggi minimal tiga derajat agar Penetapan Idul Fitri 1447 H bisa dilakukan keesokan harinya.

“Secara astronomis hilal memang sudah di atas ufuk, namun belum memenuhi kriteria imkanur rukyah,” ujar Tgk Ismail pada Jumat (13/3/2026). Beliau mengisyaratkan bahwa Penetapan Idul Fitri 1447 H kemungkinan besar baru terlaksana setelah menggenapkan puasa menjadi tiga puluh hari.

Baca Juga:  Presiden Prabowo Tegaskan Komitmen Tangani Bencana Sumatra Tanpa Status Nasional

Analisis Sudut Elongasi dan Kriteria MABIMS

Selain masalah ketinggian, parameter sudut elongasi juga menjadi faktor penentu dalam Penetapan Idul Fitri 1447 H. Saat matahari terbenam pada Kamis sore, jarak sudut antara bulan dan matahari belum menyentuh angka enam koma empat derajat.

Oleh sebab itu, hilal mustahil bisa diamati meski cuaca sedang dalam kondisi sangat cerah sekalipun. Selanjutnya, para ahli falak menyarankan masyarakat agar tetap menunggu keputusan resmi pemerintah melalui sidang isbat nasional.

Editor : A. Nandar

Sumber Berita: NU Online

Follow WhatsApp Channel diengpost.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Prabowo Resmi Lantik Sudaryono Jadi Kepala BGN
Kado Budaya ke 18 Soroti Tantangan Kebudayaan dan Krisis Lingkungan
Kasad Sebut Lulusan Seskoad Angkatan Darat Harus Siap Hadapi Tantangan Masa Depan
Perkuat Sinergi Informasi TNI AD, Dispenad Gelar Silaturahmi Hangat Bersama Awak Media Massa
Viral Kesalahan Juri, MPR Minta Maaf Atas Insiden Penilaian LCC Empat Pilar 2026 Kalbar
Kemendikdasmen Beri Kepastian Nasib Guru Non-ASN hingga 2026
Cegah Pola Berulang Kasus Pencabulan Santriwati Pati, Satgas Khusus Pesantren Mendesak Dibentuk
Kasus Pencabulan Santriwati Pati: Polresta Pati Periksa Pengasuh Ponpes yang Jadi Tersangka

Berita Terkait

Rabu, 22 Juli 2026 - 21:23 WIB

Prabowo Resmi Lantik Sudaryono Jadi Kepala BGN

Senin, 22 Juni 2026 - 07:09 WIB

Kado Budaya ke 18 Soroti Tantangan Kebudayaan dan Krisis Lingkungan

Minggu, 14 Juni 2026 - 06:57 WIB

Kasad Sebut Lulusan Seskoad Angkatan Darat Harus Siap Hadapi Tantangan Masa Depan

Minggu, 31 Mei 2026 - 18:32 WIB

Perkuat Sinergi Informasi TNI AD, Dispenad Gelar Silaturahmi Hangat Bersama Awak Media Massa

Selasa, 12 Mei 2026 - 07:37 WIB

Viral Kesalahan Juri, MPR Minta Maaf Atas Insiden Penilaian LCC Empat Pilar 2026 Kalbar

Berita Terbaru

Sudaryono saat dilantik sebagai Kepala BGN di Istana Negara Jakarta.

Nasional

Prabowo Resmi Lantik Sudaryono Jadi Kepala BGN

Rabu, 22 Jul 2026 - 21:23 WIB