PEKANBARU, DiengPost.com – Insiden berdarah terjadi di lingkungan Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim (UIN Suska) Riau pada Kamis siang. Seorang mahasiswa dilaporkan menjadi korban pembacokan oleh rekan sesama mahasiswa tepat di depan ruang sidang proposal.
Peristiwa ini mengejutkan civitas akademika, mengingat aksi kekerasan tersebut terjadi di area Fakultas Syariah dan Hukum. Saksi mata menyebutkan bahwa korban kala itu sedang mengantre untuk mempresentasikan proposal penelitiannya sebelum diserang secara mendadak.
Mahasiswa yang berada di sekitar lokasi kejadian mengaku tidak berani melerai karena pelaku menggunakan senjata tajam yang sangat berbahaya. Ketegangan sempat memuncak hingga petugas keamanan kampus turun tangan untuk meringkus pelaku.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Awalnya korban menunggu untuk sidang proposal di ruangan Fakultas Syariah dan Hukum. Kami sedang belajar di ruangan sebelah. Saat kami lihat keluar, tampak pelaku sedang membacok korban di depan ruangan. Kami tidak berani menolong karena pelaku membawa kapak,” ujar Dimas, salah seorang mahasiswa di lokasi.
Dugaan Motif Asmara dan Penyelidikan Polisi
Beruntung, pihak keamanan kampus segera bertindak cepat mengamankan pelaku saat serangan susulan akan dilakukan. Pelaku kini telah diserahkan ke pihak kepolisian untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya secara hukum.
Kasatreskrim Polresta Pekanbaru, AKP Anggi Rian Diansyah, mengonfirmasi bahwa saat ini pelaku telah mendekam di Polsek Binawidya. Polisi juga mengamankan sebilah kapak dan parang yang digunakan dalam aksi Penyerangan Mahasiswa UIN Suska Riau tersebut.
“Pelaku sudah diamankan di Polsek Binawidya bersama barang bukti senjata tajam berupa kapak dan parang. Saat ini kami masih melakukan penyelidikan terkait motif dan kronologi kejadian,” ungkap AKP Anggi.
Editor : A. Nandar
Sumber Berita: ANTARA
Halaman : 1 2 Selanjutnya
































Tinggalkan Balasan