ISTANBUL, DiengPost.com — Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menyalurkan bantuan senilai Rp30,3 miliar untuk mendukung pemulihan ekonomi masyarakat terdampak bencana di Sumatera Barat. Bantuan ini merupakan bagian dari fase lanjutan setelah aksi tanggap darurat yang dilakukan pada akhir Desember 2025.
Menteri Ketenagakerjaan, Yassierli, dalam keterangannya dari Istanbul, Turki, Kamis (12/2/2026), menyebut bahwa bantuan ini menjadi fondasi penting dalam membangun kembali kapasitas kerja dan kemandirian ekonomi warga pascabencana.
“Setelah dapur umum dan logistik, kini kita masuk ke fase yang lebih krusial, yaitu pemulihan ekonomi,” ujar Yassierli.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Rincian bantuan tersebut mencakup pembangunan lima unit Balai Latihan Kerja Komunitas (BLKK), pelatihan vokasi dan sertifikasi untuk 5.008 warga, serta program Tenaga Kerja Mandiri (TKM) bagi 100 orang. Selain itu, terdapat 20 paket padat karya, bantuan tunai untuk 125 orang, serta pembangunan dua unit sumur bor dan mesin air.
Untuk mempercepat pemulihan, seluruh Unit Pelaksana Teknis Pusat (UPTP) di Pulau Sumatera telah dikerahkan. Balai-balai pelatihan di Padang, Medan, dan Banda Aceh menjadi garda terdepan dalam mendampingi masyarakat.
“Fase recovery ini tidak sebentar. Harapan kita, ekonomi segera pulih dan masyarakat kembali berdaya,” tambahnya.
Yassierli juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam proses pemulihan. Ia mengajak pemerintah daerah, dunia usaha, lembaga pelatihan, dan masyarakat untuk bersinergi mempercepat pembangunan sumber daya manusia di Sumatera Barat.
Editor : A. Nandar
Sumber Berita: ANTARA
Halaman : 1 2 Selanjutnya






























Tinggalkan Balasan