JAKARTA, DiengPost.com — Presiden RI Prabowo Subianto memberikan sejumlah koreksi terhadap desain Ibu Kota Nusantara (IKN), khususnya terkait penyesuaian dengan kondisi iklim Kalimantan Timur yang panas dan rawan kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Salah satu arahan Presiden adalah penambahan embung sebagai upaya menyeimbangkan suhu dan mengantisipasi potensi bencana.
Hal tersebut disampaikan Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi dalam keterangan pers di Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (16/1/2026).
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Presiden meminta agar desain dan fungsi kawasan IKN diperhatikan, termasuk penambahan embung-embung karena kondisi iklim yang panas dan potensi karhutla,” ujar Prasetyo.
Presiden juga meminta Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono, untuk mengembangkan sistem deteksi dini karhutla. Basuki melaporkan bahwa sejumlah sensor panas telah mulai dipasang di kawasan IKN dan akan terus diuji coba untuk efektivitasnya.
Sebelumnya, pada Selasa (13/1), Prasetyo juga menyampaikan bahwa Presiden Prabowo telah meninjau langsung progres pembangunan IKN bersama sejumlah menteri.
Dalam kunjungan tersebut, Presiden menekankan pentingnya percepatan pembangunan fasilitas legislatif dan yudikatif agar IKN sebagai ibu kota politik dapat terwujud sesuai target pada tahun 2028.
Editor : A. Nandar
Sumber Berita: ANTARA
Halaman : 1 2 Selanjutnya
































Tinggalkan Balasan