Pandangan serupa disampaikan Edi Arsadad, Ketua Ikatan Wartawan Online (IWO) Provinsi Lampung, yang hadir sebagai narasumber. Ia menyoroti pentingnya literasi bagi pelajar dalam isu pemberdayaan anak dan perempuan di lingkungan pendidikan.
“Bullying atau kekerasan di sekolah bisa berdampak panjang bagi korban. Melalui jurnalistik, siswa bisa belajar menjadi agen perubahan yang menyuarakan nilai kemanusiaan dan keadilan,” ujarnya.
Materi lain dalam pelatihan jurnalistik SMKN 1 Labuhan Maringgai membahas perkembangan media digital modern, termasuk penggunaan Artificial Intelligence (AI) dalam proses jurnalistik.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Narasumber sekaligus Sekretaris IWO Lampung Timur, Hadi Zakaria, menjelaskan bahwa AI kini digunakan dalam kegiatan riset dan penyuntingan berita. Namun, penggunaan teknologi ini harus diimbangi dengan nilai etika dan verifikasi fakta.
“AI hanyalah alat bantu. Jurnalislah yang tetap memegang kendali dalam menjaga kebenaran dan membedakan fakta dari manipulasi informasi,” paparnya.
Ia menambahkan pentingnya literasi digital di kalangan siswa agar tidak mudah terjebak dalam penyebaran berita palsu di media sosial.
Penulis : A.L. Khakim
Editor : A. Nandar
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya
















Tinggalkan Balasan