Struktur baru dengan panjang 70 meter dan lebar 7 meter ini menggunakan rangka baja tanpa tiang tengah serta pondasi yang diperkuat di kedua sisi sungai agar tahan terhadap banjir.
Pekerjaan yang dijadwalkan selesai dalam 245 hari kalender ternyata rampung lebih cepat, yakni pada 16 Oktober 2025, atau 55 hari sebelum target semula 8 Desember 2025.
Dalam sambutannya, Bupati Lilis Nuryani mengatakan bahwa keberadaan Jembatan Weton Kulon Kebumen sangat vital bagi kegiatan ekonomi, pendidikan, dan kesehatan masyarakat dua kecamatan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Jembatan ini menjadi nadi kehidupan warga Weton Kulon dan Pesuruhan,” ujarnya.
Lilis juga menyoroti kondisi Kebumen yang secara geografis indah namun rawan bencana. Pemerintah daerah, kata dia, akan melanjutkan koordinasi dengan BNPB untuk pembangunan tiga jembatan lain, yakni Cacaban, Kalongbali, dan Sirnoboyo.
Kepala BNPB Suharyanto menyambut baik usulan tersebut. Ia menegaskan bahwa lembaganya siap memfasilitasi lanjutan program rehabilitasi infrastruktur vital di Kebumen.
Penulis : A.L. Khakim
Editor : A. Nandar
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya
































Tinggalkan Balasan