Kebakaran Toko Parfum di Prembun, Polisi Duga Korsleting Jadi Penyebab

- Penulis

Senin, 3 November 2025 - 07:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas Damkar saat berusaha memadamkan kebakaran di toko parfum di Kebumen.

i

Petugas Damkar saat berusaha memadamkan kebakaran di toko parfum di Kebumen.

Saat kejadian, pemilik toko, Hilman Wahyu Rozak, diketahui tidak berada di lokasi karena toko sudah ditutup sejak malam. Polisi telah memasang garis polisi di lokasi untuk memastikan keamanan dan melanjutkan penyelidikan.

Kapolres Kebumen AKBP Eka Baasith Syamsuri mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati dalam pemasangan instalasi listrik, terutama di tempat usaha yang menyimpan bahan mudah terbakar.

Baca Juga:  Hadapi Musim Hujan, Polda Jateng Pantau Kesiapsiagaan Bencana Kebumen

“Pastikan sambungan listrik aman, jangan dekatkan kabel dengan bahan seperti alkohol atau parfum. Pencegahan jauh lebih baik daripada penanganan,” tegas AKBP Eka.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Polres Kebumen menyatakan akan terus melakukan pemeriksaan lanjutan untuk memastikan penyebab pasti kebakaran toko parfum di Prembun, sekaligus mengevaluasi sistem keamanan kawasan pertokoan di wilayah tersebut.

Baca Juga:  Polres Kebumen Hadirkan Program MBG, Bantu Siswa Tak Bawa Uang Saku Penuhi Asupan Gizi

Langkah cepat petugas Polsek Prembun dan tim pemadam kebakaran dinilai berhasil mencegah kebakaran meluas dan menjadi contoh kesiapsiagaan aparat dalam menghadapi situasi darurat.

Penulis : A.L. Khakim

Editor : A. Nandar

Follow WhatsApp Channel diengpost.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Viral Kesalahan Juri, MPR Minta Maaf Atas Insiden Penilaian LCC Empat Pilar 2026 Kalbar
Kemendikdasmen Beri Kepastian Nasib Guru Non-ASN hingga 2026
Cegah Pola Berulang Kasus Pencabulan Santriwati Pati, Satgas Khusus Pesantren Mendesak Dibentuk
Kasus Pencabulan Santriwati Pati: Polresta Pati Periksa Pengasuh Ponpes yang Jadi Tersangka
KRI Bima Suci Tiba di Singapura: Kapal Latih TNI AL Perkuat Diplomasi Maritim
Fakta Baru Kekerasan Daycare Yogyakarta: Pengasuh Sebut Ada Perintah Atasan
Kasus Kekerasan Daycare Yogyakarta: Polisi Tetapkan 13 Tersangka Termasuk Pengelola
Update Kasus Penganiayaan Anak di Banda Aceh: Enam Saksi Beri Keterangan

Berita Terkait

Selasa, 12 Mei 2026 - 07:37 WIB

Viral Kesalahan Juri, MPR Minta Maaf Atas Insiden Penilaian LCC Empat Pilar 2026 Kalbar

Sabtu, 9 Mei 2026 - 19:51 WIB

Kemendikdasmen Beri Kepastian Nasib Guru Non-ASN hingga 2026

Jumat, 8 Mei 2026 - 11:16 WIB

Cegah Pola Berulang Kasus Pencabulan Santriwati Pati, Satgas Khusus Pesantren Mendesak Dibentuk

Rabu, 6 Mei 2026 - 07:23 WIB

Kasus Pencabulan Santriwati Pati: Polresta Pati Periksa Pengasuh Ponpes yang Jadi Tersangka

Kamis, 30 April 2026 - 10:43 WIB

Fakta Baru Kekerasan Daycare Yogyakarta: Pengasuh Sebut Ada Perintah Atasan

Berita Terbaru