Ia menjelaskan, jalan rusak Purworejo ini merupakan akses utama bagi warga di desa Karangrejo, Kalikalong, Rimun, Kalisemo, dan Tepansari di wilayah Loano. Jalur ini juga menghubungkan ke desa Sudimoro dan Donorati di Kecamatan Purworejo, serta Hardimulyo, Tlogorejo, dan Ngaran di Kecamatan Kaligesing.
“Kalau tidak lewat jalan ini, kami harus memutar sekitar 12 kilometer lebih jauh,” tambah Anshori.
Warga lainnya, Rochman, menuturkan bahwa jalan rusak Purworejo tersebut sering membahayakan pengguna sepeda motor.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Kalau hujan, air menggenang dan jalannya licin. Banyak pengendara yang terciprat air, bahkan hampir jatuh,” katanya.
Menanggapi kondisi tersebut, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Purworejo, Suranto menyebutkan, bahwa ruas jalan rusak Purworejo di Trirejo–Karangrejo sudah masuk dalam rencana pembangunan Jalan Lingkar Timur Purworejo yang ditargetkan mulai dikerjakan pada 2026.
“Untuk ruas jalan Trirejo–Karangrejo sepanjang sekitar 1,8 kilometer, pengadaan tanah sudah kami laksanakan tahun 2023. Saat ini tahap perencanaan anggaran untuk pelaksanaan fisik tahun 2026,” ujar Suranto.
Penulis : A.L. Khakim
Editor : A. Nandar
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya
































Tinggalkan Balasan