“Kita semua sedang bergotong royong membersihkan jalan, tiba-tiba muncul mereka lewat dengan santai dan senyum. Jadi suasananya cair, semua ikut senang,” katanya.
Video pengantin Wonosobo gendong istri itu kemudian tersebar luas di platform seperti TikTok, Instagram, dan Facebook. Sejumlah warganet memberikan komentar positif, menganggap momen tersebut sebagai simbol cinta dan solidaritas di tengah bencana.
“Romantis tapi sederhana, di tengah longsor pun tetap kompak,” tulis salah satu pengguna media sosial.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Banyak yang menilai aksi itu menunjukkan semangat warga pedesaan yang tetap optimis meski diterpa bencana.
Relawan bencana Watumalang melaporkan bahwa longsor pada hari yang sama terjadi di sedikitnya 10 titik berbeda di sejumlah desa. Material tanah dan batu menutup beberapa jalan, termasuk yang menuju Dusun Ndeles, Desa Lumajang.
BPBD Wonosobo bersama relawan dan warga melakukan pembersihan pada sore hingga malam hari. Beruntung, tidak ada korban jiwa akibat tanah longsor di Watumalang.
Editor : A. Nandar
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya
































Tinggalkan Balasan