Data dari Polri menunjukkan, dari hasil pengungkapan itu, diperkirakan sebanyak 629.934.661 jiwa terselamatkan dari bahaya penyalahgunaan narkoba. Sementara nilai ekonomi barang bukti yang berhasil disita mencapai Rp29.366.331.860.000.
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyampaikan bahwa pemberantasan narkoba tidak hanya berhenti pada penindakan. Polri mengedepankan pendekatan komprehensif dari hulu hingga hilir, termasuk strategi pencegahan dan penegakan hukum yang berkelanjutan.
“Pendekatan ini menekankan pentingnya strategi pencegahan dan penegakan hukum yang sejalan secara terpadu dan berkelanjutan,” kata Jenderal Listyo.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kapolri juga menyebut seluruh jajaran kepolisian terus berkoordinasi dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) dan instansi terkait dalam mempersempit ruang gerak jaringan internasional narkotika yang menarget Indonesia sebagai pasar besar.
Dukungan Lintas LembagaAcara pemusnahan narkoba 214 ton senilai Rp29 triliun itu turut dihadiri oleh Ketua MPR RI Ahmad Muzani, Ketua DPR RI Puan Maharani, sejumlah menteri dan wakil menteri Kabinet Merah Putih, serta para kepala lembaga dan tokoh masyarakat.
Kehadiran mereka dianggap sebagai simbol dukungan politik dan kelembagaan terhadap agenda nasional pemberantasan narkoba.
Editor : A. Nandar
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya
































Tinggalkan Balasan