“Kemarin sudah kami sampaikan ke pihak berwenang. Kami berharap bisa segera ditangani karena warga sangat bergantung pada jalur ini,” imbuhnya.
Dusun Prumasan diketahui termasuk area dengan potensi pergerakan tanah yang tinggi. Selain jalan ambles, beberapa bangunan sekolah dasar dan taman kanak-kanak di wilayah itu juga mulai menunjukkan retakan akibat pergeseran tanah. Pemerintah desa telah mengimbau warga agar lebih berhati-hati dan tidak beraktivitas terlalu lama di area rawan.
Sementara itu, tim BPBD Wonosobo telah melakukan pemetaan awal untuk menilai tingkat bahaya dan rencana penanganan lanjutan. Petugas juga menegaskan pentingnya kesiapsiagaan masyarakat menghadapi kondisi tanah labil di musim penghujan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Editor : A. Nandar
Halaman : 1 2
































Tinggalkan Balasan