Diguyur Hujan Deras, Jalan ke Dusun Prumasan Amblas Hingga Sedalam 1 Meter

- Penulis

Kamis, 30 Oktober 2025 - 22:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ruas jalan utama menuju Dusun Prumasan, Desa Kalibening, Kecamatan Sukoharjo ambles usai diguyur hujan deras.

i

Ruas jalan utama menuju Dusun Prumasan, Desa Kalibening, Kecamatan Sukoharjo ambles usai diguyur hujan deras.

WONOSOBO – Hujan deras yang mengguyur wilayah Kecamatan Sukoharjo, Kabupaten Wonosobo, selama dua hari berturut-turut mengakibatkan ruas jalan utama menuju Dusun Prumasan, Desa Kalibening, ambles.

Peristiwa yang terjadi sejak Jumat (24/10/2025) sore hingga Sabtu (25/10/2025) dini hari itu membuat jalan sepanjang kurang lebih 40 meter turun sedalam satu meter.

Jalan yang biasanya dilalui warga untuk menuju pusat desa kini tidak bisa ditembus kendaraan. Warga Prumasan harus menempuh jalur alternatif melewati Desa Garung Lor dengan jarak lebih jauh dan waktu tempuh yang bertambah hampir dua kali lipat.

Kepala Desa Kalibening, Mugiyono, menyatakan kondisi tersebut menjadi kendala utama bagi warga yang beraktivitas harian, termasuk para pelajar dan petani. Ia menuturkan, curah hujan tinggi di kawasan perbukitan memperburuk kestabilan tanah di sekitar lokasi.

Baca Juga:  Perdana Beroperasi, SPPG Yayasan Kemala Bhayangkari Polres Kebumen Salurkan 1.022 Porsi Makanan Bergizi

“Sejak Jumat siang sampai malam hujan terus turun tanpa henti. Tanah yang labil akhirnya tidak kuat menahan beban jalan dan perlahan-lahan ambles,” ujarnya, Rabu (29/10/2025).

Menurut Mugiyono, pihak desa telah melaporkan kerusakan jalan itu ke pemerintah kecamatan dan BPBD Kabupaten Wonosobo agar segera mendapat penanganan darurat. Namun hingga Kamis (30/10/2025), perbaikan belum dilakukan.

Editor : A. Nandar

Follow WhatsApp Channel diengpost.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Viral Kesalahan Juri, MPR Minta Maaf Atas Insiden Penilaian LCC Empat Pilar 2026 Kalbar
Kemendikdasmen Beri Kepastian Nasib Guru Non-ASN hingga 2026
Cegah Pola Berulang Kasus Pencabulan Santriwati Pati, Satgas Khusus Pesantren Mendesak Dibentuk
Kasus Pencabulan Santriwati Pati: Polresta Pati Periksa Pengasuh Ponpes yang Jadi Tersangka
KRI Bima Suci Tiba di Singapura: Kapal Latih TNI AL Perkuat Diplomasi Maritim
Fakta Baru Kekerasan Daycare Yogyakarta: Pengasuh Sebut Ada Perintah Atasan
Kasus Kekerasan Daycare Yogyakarta: Polisi Tetapkan 13 Tersangka Termasuk Pengelola
Update Kasus Penganiayaan Anak di Banda Aceh: Enam Saksi Beri Keterangan

Berita Terkait

Selasa, 12 Mei 2026 - 07:37 WIB

Viral Kesalahan Juri, MPR Minta Maaf Atas Insiden Penilaian LCC Empat Pilar 2026 Kalbar

Sabtu, 9 Mei 2026 - 19:51 WIB

Kemendikdasmen Beri Kepastian Nasib Guru Non-ASN hingga 2026

Jumat, 8 Mei 2026 - 11:16 WIB

Cegah Pola Berulang Kasus Pencabulan Santriwati Pati, Satgas Khusus Pesantren Mendesak Dibentuk

Rabu, 6 Mei 2026 - 07:23 WIB

Kasus Pencabulan Santriwati Pati: Polresta Pati Periksa Pengasuh Ponpes yang Jadi Tersangka

Kamis, 30 April 2026 - 10:43 WIB

Fakta Baru Kekerasan Daycare Yogyakarta: Pengasuh Sebut Ada Perintah Atasan

Berita Terbaru