Batik Wonosobo Jaga dan Kembangkan Warisan Budaya Lokal

- Penulis

Sabtu, 11 Oktober 2025 - 01:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Batik Wonosobo

i

Batik Wonosobo

Sebagai bentuk apresiasi sekaligus momentum memperkuat peran pelaku ekonomi kreatif dalam menjaga serta mengembangkan batik sebagai warisan budaya, Pemerintah kabupaten Wonosobo bersama Kluster Batik Wonosobo, menggelar kegiatan pameran dan peragaan busana (fashion show) batik khas daerah, di halaman Pendopo Selatan, Kamis, (9/10/2025).

Bupati Wonosobo, Afif Nurhidayat, dalam arahannya menyampaikan, Peringatan Hari Batik Nasional tahun 2025 ini menjadi momentum bagi Pemerintah Daerah untuk memberikan apresiasi atas dedikasi para pengrajin dan pelaku ekonomi kreatif di bidang batik.

“Selama ini kami terus mendorong ASN untuk menggunakan batik lokal, tidak hanya pada hari kerja, tetapi juga di berbagai kesempatan lainnya,” ujar Bupati Afif.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, penting adanya pengembangan batik yang selaras dengan karakter Wonosobo sebagai Kota Santri. Ia mendorong pelaku batik untuk berinovasi dalam menciptakan produk yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat religius, termasuk di lingkungan pondok pesantren.

“Saya berharap para pelaku dapat mengembangkan produk seperti sarung batik khas Wonosobo dengan harga yang terjangkau. Hal ini bisa menjadi alternatif produk unggulan yang mencerminkan kearifan lokal sekaligus memperluas pasar batik Wonosobo,” imbuhnya.

Baca Juga:  Truk Muatan Plastik 6 Ton Terguling di Jalur Parakan-Kertek, Diduga Rem Blong

Bupati Afif juga menilai, pameran batik kali ini menampilkan karya yang variatif dan mencerminkan karakter masing-masing pengrajin. Ia menekankan agar para pelaku batik terus meningkatkan kapasitas, belajar, dan berinovasi agar Batik Wonosobo mampu bersaing dengan produk luar daerah.

“Kita tidak boleh puas hanya sampai di titik ini saja. Kompetitor kita adalah produk-produk dari luar Wonosobo. Karena itu, pelaku batik harus terus beradaptasi, berinovasi, dan meningkatkan kualitas agar Batik Wonosobo semakin dikenal luas dan dapat naik kelas,” tegas Afif.

Sementara itu, Ketua Kluster Batik Wonosobo, Zain Arrafiq, bersama Wakil Ketua Lilis Handayani, yang juga merupakan pelaku Batik Dewangga dan Batik Hyangnagari menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Wonosobo melalui Bagian Perekonomian dan DEKRANASDA.

“Sejak terbentuknya kluster, kami berkomitmen untuk terus mengenalkan dan menggali potensi batik khas Wonosobo. Ada sebanyak 17 pelaku UMKM atau kelompok batik turut berpartisipasi. Kami berharap rekan-rekan yang belum tergabung dapat ikut bergabung agar bersama-sama membangun batik Wonosobo yang lebih berdaya dan berkelanjutan,” ungkap Zain Arrafiq.

Baca Juga:  Tingkatkan Produktivitas Pertanian, Pemkab Purworejo Dorong Petani Terapkan Teknologi Modern

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa keunikan Batik Wonosobo terletak pada penggalian nilai-nilai budaya dan kearifan lokal. Motif-motif yang dikembangkan terinspirasi dari potensi khas daerah seperti carica, lengger, bundengan, kuda kepang, pariwisata, serta flora dan fauna yang khas Wonosobo.

Selain mengangkat kekayaan lokal, pengembangan batik Wonosobo juga diarahkan untuk lebih ramah lingkungan, di antaranya melalui inovasi teknik ecoprint dan pemanfaatan pewarna alami (indigo).

“Ke depan, tantangan kami adalah menghasilkan motif yang semakin berkualitas agar Kluster Batik ASRI dapat teruseksis dan berkembang. Kegiatan ini juga menjadi upayauntuk menguri-uri budaya dan memperkuat identitas daerahmelalui batik,” tambah Lilis Handayani.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Wonosobo berharap Batik Wonosobo semakin dikenal masyarakat luas, menjadi simbol kebanggaan daerah, serta mampu memberikan kontribusi nyata terhadap penguatan sektor ekonomi kreatif berbasis kearifan lokal.

Follow WhatsApp Channel diengpost.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

KPK Tetapkan Ajudan dan Bupati Tulungagung Jadi Tersangka Korupsi
Viral Video Sepeda Motor BGN, Dadan Hindayana Beri Klarifikasi
Rupiah Tembus Rp17.000, Airlangga Sebut Mata Uang Lain Juga Melemah
Presiden Prabowo Beri Penghormatan Terakhir bagi Prajurit TNI Gugur di Lebanon
Menkeu Purbaya Jamin Harga BBM Bersubsidi Tidak Naik hingga Akhir 2026
Menteri Purbaya Siapkan Tambahan Subsidi Energi Nasional Rp100 Triliun
Pemerintah Tegaskan Harga BBM Tidak Naik Baik Subsidi Maupun Non-Subsidi
Prabowo Tegaskan Kasus Penyiraman Air Keras Aktivis Kriminal Serius

Berita Terkait

Minggu, 12 April 2026 - 23:28 WIB

KPK Tetapkan Ajudan dan Bupati Tulungagung Jadi Tersangka Korupsi

Kamis, 9 April 2026 - 10:02 WIB

Viral Video Sepeda Motor BGN, Dadan Hindayana Beri Klarifikasi

Rabu, 8 April 2026 - 07:24 WIB

Rupiah Tembus Rp17.000, Airlangga Sebut Mata Uang Lain Juga Melemah

Selasa, 7 April 2026 - 14:11 WIB

Presiden Prabowo Beri Penghormatan Terakhir bagi Prajurit TNI Gugur di Lebanon

Selasa, 7 April 2026 - 07:20 WIB

Menkeu Purbaya Jamin Harga BBM Bersubsidi Tidak Naik hingga Akhir 2026

Berita Terbaru