PKEBUMEN – Seorang warga Kutowinangun meninggal jatuh dari pohon mahoni saat mencari daun pakan kambing di Dukuh Kaijon, Desa Ungaran, Kecamatan Kutowinangun, Kabupaten Kebumen, Senin (13/10/2025) pagi.
Kapolres Kebumen AKBP Eka Baasith Syamsuri melalui Wakapolres Kompol Faris Budiman menjelaskan, korban bernama Sukardi bin Ahmad Dahlan (62), sehari-hari bekerja sebagai sopir dan memelihara kambing.
“Korban diduga terpeleset dan jatuh saat memanjat pohon mahoni untuk mengambil daun pakan ternak. Benturan di kepala menyebabkan luka serius,” kata Faris, Selasa (14/10/2025).
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kejadian ini pertama kali dilihat oleh Musnaeni (50), warga setempat, sekitar pukul 06.30 WIB. Ia menemukan korban tertelungkup di jalan setapak dekat pekarangan pohon mahoni.
“Saat diperiksa, korban masih bernafas. Warga langsung membawanya ke RS PKU Muhammadiyah Kutowinangun,” ujarnya.
Meski telah mendapat pertolongan medis, warga Kutowinangun meninggal jatuh dari pohon mahoni tersebut dinyatakan meninggal sekitar pukul 08.13 WIB.
Polisi kemudian melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan memastikan tidak ada tanda kekerasan selain luka akibat jatuh. Keluarga menerima peristiwa ini sebagoai musibah sehingga tidak dilakukan autopsi. Jenazah dimakamkan pada hari yang sama.
Menurut pendataan Polres Kebumen, kasus kecelakaan akibat aktivitas memanjat pohon masih terjadi, terutama pada warga lanjut usia yang tetap melakukan pekerjaan fisik.
“Kami imbau masyarakat untuk berhati-hati saat beraktivitas di area berisiko,” tambah Faris.
Peristiwa warga Kutowinangun meninggal jatuh dari pohon mahoni ini menjadi pengingat penting soal keselamatan kerja di sektor informal, terutama peternak dan petani yang mengandalkan pakan ternak dari alam.
Polres Kebumen menegaskan perlunya penggunaan alat bantu dan pendampingan saat memanjat pohon, khususnya bagi warga berusia di atas 60 tahun.
Penulis : A.L. Khakim
Editor : A. Nandar
































Tinggalkan Balasan