Namun pihak juri tetap pada pendiriannya serta menekankan bahwa kejelasan artikulasi peserta merupakan hak prerogatif juri dalam memberikan penilaian.
Alasan juri mengenai artikulasi tersebut justru memicu kritik tajam dari publik yang menyaksikan tayangan ulang perlombaan melalui kanal YouTube resmi.
MPR berjanji akan memperbaiki sistem perlombaan ke depan agar kejadian yang mencederai sportivitas ini tidak mencoreng citra institusi negara.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Pihaknya ingin memastikan bahwa semangat pemahaman Empat Pilar tetap terjaga melalui proses kompetisi yang adil bagi seluruh siswa sekolah menengah.
Editor : A. Nandar
Sumber Berita: ANTARA
































Tinggalkan Balasan