JAKARTA, DiengPost.com – Anggota Komisi IX DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, Vita Ervina, menyoroti serius temuan lapangan terkait pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis. Beliau menilai kualitas menu saat ini belum sepenuhnya mencerminkan alokasi harga per porsi yang telah pemerintah tetapkan.
Laporan dari masyarakat serta sejumlah sekolah menunjukkan adanya ketidaksesuaian standar gizi dalam sajian makanan siswa. Oleh karena itu, Vita mendesak Badan Gizi Nasional (BGN) segera melakukan langkah korektif yang menyeluruh dan transparan.
Selanjutnya, legislator asal Jawa Tengah ini ingin memastikan investasi negara untuk masa depan anak Indonesia tidak terhambat oleh tata kelola yang buruk. Maka dari itu, negara harus menjaga setiap rupiah agar benar-benar sampai kepada penerima manfaat dalam bentuk nutrisi berkualitas.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Sebab, program strategis ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup generasi muda secara jangka panjang. Namun, tanpa pengawasan ketat, pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis justru berisiko menimbulkan persoalan baru di tengah masyarakat.
“Tidak boleh ada kompromi terhadap kualitas gizi maupun transparansi penggunaan anggaran,” tegas Vita Ervina dalam wawancara di Jakarta, Selasa (10/3/2026).
Beliau menganggap ketidaksesuaian menu sebagai sinyal kuat perlunya pembenahan sistem pengawasan pelaksanaan secara total.
Lima Langkah Perbaikan dan Audit Lapangan
Sebagai mitra kerja pemerintah, Komisi IX DPR RI mendorong BGN agar segera menerapkan lima langkah penting demi kesuksesan Program Makan Bergizi Gratis.
Penulis : A. Nandar
Editor : A. Nandar
Halaman : 1 2 Selanjutnya
































Tinggalkan Balasan