12 Sep 2026
instagram youtube tiktok linkedin pinterest

12 Sep 2026

Pemkab Wonosobo Luncurkan Sekolah Ramah Anak di 292 SD untuk Cegah Bullying

- Penulis

Rabu, 5 November 2025 - 13:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Wonosobo, Afif Nurhidayat memimpin upacara bendera di SD N 1 Sukoharjo sekaligus meluncurkan Program Sekolah Ramah Anak.

i

Bupati Wonosobo, Afif Nurhidayat memimpin upacara bendera di SD N 1 Sukoharjo sekaligus meluncurkan Program Sekolah Ramah Anak.

WONOSOBO – Pemerintah Kabupaten Wonosobo resmi menerapkan program Sekolah Ramah Anak di 292 sekolah dasar (SD) dan madrasah ibtidaiyah (MI). Program ini menjadi langkah konkret untuk menekan praktik kekerasan di sekolah sekaligus menciptakan lingkungan belajar yang aman, inklusif, dan menghormati hak anak.

Peluncuran dilakukan pada Senin (3/11/2025) di SDN 1 Sukoharjo melalui apel bersama yang dipimpin langsung oleh Bupati Wonosobo, Afif Nurhidayat. Dalam kegiatan yang diikuti ratusan siswa dan tenaga pendidik itu, Bupati menegaskan pentingnya pendidikan karakter dalam sistem belajar di sekolah.

Baca Juga:  Pria Perusak Warung Lamongan di Terminal Sapuran Ditangkap Polisi, Pakai Parang Saat Beraksi

“Sekolah tidak boleh menjadi tempat kekerasan dan diskriminasi. Anak-anak berhak merasa aman dan bahagia saat belajar,” ujar Afif di hadapan peserta apel.

Program Sekolah Ramah Anak di Wonosobo melibatkan kerja sama lintas lembaga, mulai dari pemerintah daerah, TNI, Polri, Kejaksaan, hingga DPRD. Pada hari peluncuran, seluruh unsur tersebut ikut menjadi pembina upacara di 292 sekolah secara serentak untuk menyampaikan pesan edukasi dan penguatan nilai empati.

Baca Juga:  Penerimaan Negara Turun Akibat Rokok Ilegal, Diskominfo Wonosobo Gencarkan Sosialisasi Cukai

Pemkab Wonosobo menyebut kegiatan ini sebagai bagian dari inisiatif Safari Sekolah Ramah Anak, yang bertujuan memastikan nilai saling menghormati, anti-bullying, dan kepedulian sosial tertanam sejak usia sekolah dasar.

“Anak-anak harus berani bersuara jika melihat atau mengalami perundungan. Laporkan kepada guru agar bisa diselesaikan dengan cara yang baik,” pesan Bupati Afif kepada para siswa.

Editor : A. Nandar

Follow WhatsApp Channel diengpost.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Gus Kikin Terpilih Jadi Ketum PBNU 2026-2031, Ini Profil dan Jejak Perjuangannya di Nahdlatul Ulama
JATMAN Gelar Istighatsah dan Manaqib Kubro Sambut Muktamar NU ke-35
Katib Syuriyah PBNU Ajak Peserta Muktamar Jombang Jaga Kemandirian Organisasi
Cari Solusi Baru, Presiden Prabowo Dorong Terobosan Penanganan Karhutla
KPK OTT Rektor Unsoed Terkait Dugaan Pemerasan Penerimaan Mahasiswa FK
Pejabat Kampus Terjaring OTT ke-19, Rektor Unsoed Dibawa KPK
Presiden Prabowo Subianto Tinjau Lokasi Kebakaran Hutan di Kubu Raya Kalimantan
Prabowo Resmi Lantik Sudaryono Jadi Kepala BGN

Berita Terkait

Senin, 31 Agustus 2026 - 14:09 WIB

Gus Kikin Terpilih Jadi Ketum PBNU 2026-2031, Ini Profil dan Jejak Perjuangannya di Nahdlatul Ulama

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 11:55 WIB

JATMAN Gelar Istighatsah dan Manaqib Kubro Sambut Muktamar NU ke-35

Selasa, 25 Agustus 2026 - 07:37 WIB

Cari Solusi Baru, Presiden Prabowo Dorong Terobosan Penanganan Karhutla

Minggu, 23 Agustus 2026 - 17:53 WIB

KPK OTT Rektor Unsoed Terkait Dugaan Pemerasan Penerimaan Mahasiswa FK

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 22:12 WIB

Pejabat Kampus Terjaring OTT ke-19, Rektor Unsoed Dibawa KPK

Berita Terbaru