Pemkab Wonosobo Luncurkan Sekolah Ramah Anak di 292 SD untuk Cegah Bullying

- Penulis

Rabu, 5 November 2025 - 13:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Wonosobo, Afif Nurhidayat memimpin upacara bendera di SD N 1 Sukoharjo sekaligus meluncurkan Program Sekolah Ramah Anak.

i

Bupati Wonosobo, Afif Nurhidayat memimpin upacara bendera di SD N 1 Sukoharjo sekaligus meluncurkan Program Sekolah Ramah Anak.

WONOSOBO – Pemerintah Kabupaten Wonosobo resmi menerapkan program Sekolah Ramah Anak di 292 sekolah dasar (SD) dan madrasah ibtidaiyah (MI). Program ini menjadi langkah konkret untuk menekan praktik kekerasan di sekolah sekaligus menciptakan lingkungan belajar yang aman, inklusif, dan menghormati hak anak.

Peluncuran dilakukan pada Senin (3/11/2025) di SDN 1 Sukoharjo melalui apel bersama yang dipimpin langsung oleh Bupati Wonosobo, Afif Nurhidayat. Dalam kegiatan yang diikuti ratusan siswa dan tenaga pendidik itu, Bupati menegaskan pentingnya pendidikan karakter dalam sistem belajar di sekolah.

Baca Juga:  Pria Perusak Warung Lamongan di Terminal Sapuran Ditangkap Polisi, Pakai Parang Saat Beraksi

“Sekolah tidak boleh menjadi tempat kekerasan dan diskriminasi. Anak-anak berhak merasa aman dan bahagia saat belajar,” ujar Afif di hadapan peserta apel.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Program Sekolah Ramah Anak di Wonosobo melibatkan kerja sama lintas lembaga, mulai dari pemerintah daerah, TNI, Polri, Kejaksaan, hingga DPRD. Pada hari peluncuran, seluruh unsur tersebut ikut menjadi pembina upacara di 292 sekolah secara serentak untuk menyampaikan pesan edukasi dan penguatan nilai empati.

Baca Juga:  Penerimaan Negara Turun Akibat Rokok Ilegal, Diskominfo Wonosobo Gencarkan Sosialisasi Cukai

Pemkab Wonosobo menyebut kegiatan ini sebagai bagian dari inisiatif Safari Sekolah Ramah Anak, yang bertujuan memastikan nilai saling menghormati, anti-bullying, dan kepedulian sosial tertanam sejak usia sekolah dasar.

“Anak-anak harus berani bersuara jika melihat atau mengalami perundungan. Laporkan kepada guru agar bisa diselesaikan dengan cara yang baik,” pesan Bupati Afif kepada para siswa.

Editor : A. Nandar

Follow WhatsApp Channel diengpost.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Prabowo Resmi Lantik Sudaryono Jadi Kepala BGN
Kado Budaya ke 18 Soroti Tantangan Kebudayaan dan Krisis Lingkungan
Kasad Sebut Lulusan Seskoad Angkatan Darat Harus Siap Hadapi Tantangan Masa Depan
Perkuat Sinergi Informasi TNI AD, Dispenad Gelar Silaturahmi Hangat Bersama Awak Media Massa
Viral Kesalahan Juri, MPR Minta Maaf Atas Insiden Penilaian LCC Empat Pilar 2026 Kalbar
Kemendikdasmen Beri Kepastian Nasib Guru Non-ASN hingga 2026
Cegah Pola Berulang Kasus Pencabulan Santriwati Pati, Satgas Khusus Pesantren Mendesak Dibentuk
Kasus Pencabulan Santriwati Pati: Polresta Pati Periksa Pengasuh Ponpes yang Jadi Tersangka

Berita Terkait

Rabu, 22 Juli 2026 - 21:23 WIB

Prabowo Resmi Lantik Sudaryono Jadi Kepala BGN

Senin, 22 Juni 2026 - 07:09 WIB

Kado Budaya ke 18 Soroti Tantangan Kebudayaan dan Krisis Lingkungan

Minggu, 14 Juni 2026 - 06:57 WIB

Kasad Sebut Lulusan Seskoad Angkatan Darat Harus Siap Hadapi Tantangan Masa Depan

Minggu, 31 Mei 2026 - 18:32 WIB

Perkuat Sinergi Informasi TNI AD, Dispenad Gelar Silaturahmi Hangat Bersama Awak Media Massa

Selasa, 12 Mei 2026 - 07:37 WIB

Viral Kesalahan Juri, MPR Minta Maaf Atas Insiden Penilaian LCC Empat Pilar 2026 Kalbar

Berita Terbaru

Sudaryono saat dilantik sebagai Kepala BGN di Istana Negara Jakarta.

Nasional

Prabowo Resmi Lantik Sudaryono Jadi Kepala BGN

Rabu, 22 Jul 2026 - 21:23 WIB