Muhammadiyah dan Pemerintah Berpotensi Beda Hari dalam Penetapan 1 Syawal 1447 Hijriah

- Penulis

Kamis, 12 Maret 2026 - 07:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Direktur Urusan Agama Islam Kemenag, Arsad Hidayat.

i

Direktur Urusan Agama Islam Kemenag, Arsad Hidayat.

Di sisi lain, pakar dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Thomas Djamaluddin, memiliki prakiraan yang senada dengan Kemenag. Ia memprediksi posisi hilal di wilayah Asia Tenggara pada 19 Maret 2026 memang belum memenuhi kriteria imkan rukyat.

Thomas menjelaskan bahwa jika hilal gagal terlihat, maka kemungkinan besar penetapan 1 Syawal 1447 Hijriah oleh pemerintah akan jatuh pada Sabtu, 21 Maret 2026. Perbedaan ini mengulang fenomena yang terjadi pada penentuan awal Ramadan sebelumnya.

Baca Juga:  Milad ke-113 Muhammadiyah, Meneguhkan Komitmen Memajukan Kesejahteraan Bangsa

Kemenag mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan mengedepankan sikap toleransi jika perbedaan itu benar-benar terjadi. Fokus utama umat Islam saat ini adalah memaksimalkan ibadah pada hari-hari terakhir bulan suci.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tim pemantau hilal akan tetap turun ke berbagai titik di seluruh penjuru Indonesia untuk melakukan verifikasi lapangan. Hasil laporan dari ratusan titik rukyatul hilal tersebut akan menjadi bahan utama dalam pertimbangan Sidang Isbat nantinya.

Baca Juga:  Raih 91 Medali Emas, Presiden Prabowo Beri Bonus Rp465 M untuk Atlet SEA Games

Sinergi antara ormas Islam dan pemerintah terus berjalan meskipun terdapat perbedaan metode penghitungan. Akhirnya, persatuan umat tetap menjadi prioritas meskipun hari pelaksanaan salat Idul Fitri mengalami pergeseran waktu.

Pemerintah berjanji akan memberikan pengumuman secara transparan agar masyarakat dapat mempersiapkan perayaan Lebaran dengan baik. Mari kita tunggu hasil resmi dari otoritas terkait dalam waktu dekat ini.

Editor : A. Nandar

Sumber Berita: ANTARA

Follow WhatsApp Channel diengpost.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Prabowo Resmi Lantik Sudaryono Jadi Kepala BGN
Kado Budaya ke 18 Soroti Tantangan Kebudayaan dan Krisis Lingkungan
Kasad Sebut Lulusan Seskoad Angkatan Darat Harus Siap Hadapi Tantangan Masa Depan
Perkuat Sinergi Informasi TNI AD, Dispenad Gelar Silaturahmi Hangat Bersama Awak Media Massa
Viral Kesalahan Juri, MPR Minta Maaf Atas Insiden Penilaian LCC Empat Pilar 2026 Kalbar
Kemendikdasmen Beri Kepastian Nasib Guru Non-ASN hingga 2026
Cegah Pola Berulang Kasus Pencabulan Santriwati Pati, Satgas Khusus Pesantren Mendesak Dibentuk
Kasus Pencabulan Santriwati Pati: Polresta Pati Periksa Pengasuh Ponpes yang Jadi Tersangka

Berita Terkait

Rabu, 22 Juli 2026 - 21:23 WIB

Prabowo Resmi Lantik Sudaryono Jadi Kepala BGN

Senin, 22 Juni 2026 - 07:09 WIB

Kado Budaya ke 18 Soroti Tantangan Kebudayaan dan Krisis Lingkungan

Minggu, 14 Juni 2026 - 06:57 WIB

Kasad Sebut Lulusan Seskoad Angkatan Darat Harus Siap Hadapi Tantangan Masa Depan

Minggu, 31 Mei 2026 - 18:32 WIB

Perkuat Sinergi Informasi TNI AD, Dispenad Gelar Silaturahmi Hangat Bersama Awak Media Massa

Selasa, 12 Mei 2026 - 07:37 WIB

Viral Kesalahan Juri, MPR Minta Maaf Atas Insiden Penilaian LCC Empat Pilar 2026 Kalbar

Berita Terbaru

Sudaryono saat dilantik sebagai Kepala BGN di Istana Negara Jakarta.

Nasional

Prabowo Resmi Lantik Sudaryono Jadi Kepala BGN

Rabu, 22 Jul 2026 - 21:23 WIB