14 Sep 2026
instagram youtube tiktok linkedin pinterest

14 Sep 2026

Muhammadiyah dan Pemerintah Berpotensi Beda Hari dalam Penetapan 1 Syawal 1447 Hijriah

- Penulis

Kamis, 12 Maret 2026 - 07:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Direktur Urusan Agama Islam Kemenag, Arsad Hidayat.

i

Direktur Urusan Agama Islam Kemenag, Arsad Hidayat.

Di sisi lain, pakar dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Thomas Djamaluddin, memiliki prakiraan yang senada dengan Kemenag. Ia memprediksi posisi hilal di wilayah Asia Tenggara pada 19 Maret 2026 memang belum memenuhi kriteria imkan rukyat.

Thomas menjelaskan bahwa jika hilal gagal terlihat, maka kemungkinan besar penetapan 1 Syawal 1447 Hijriah oleh pemerintah akan jatuh pada Sabtu, 21 Maret 2026. Perbedaan ini mengulang fenomena yang terjadi pada penentuan awal Ramadan sebelumnya.

Baca Juga:  Milad ke-113 Muhammadiyah, Meneguhkan Komitmen Memajukan Kesejahteraan Bangsa

Kemenag mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan mengedepankan sikap toleransi jika perbedaan itu benar-benar terjadi. Fokus utama umat Islam saat ini adalah memaksimalkan ibadah pada hari-hari terakhir bulan suci.

Tim pemantau hilal akan tetap turun ke berbagai titik di seluruh penjuru Indonesia untuk melakukan verifikasi lapangan. Hasil laporan dari ratusan titik rukyatul hilal tersebut akan menjadi bahan utama dalam pertimbangan Sidang Isbat nantinya.

Baca Juga:  Raih 91 Medali Emas, Presiden Prabowo Beri Bonus Rp465 M untuk Atlet SEA Games

Sinergi antara ormas Islam dan pemerintah terus berjalan meskipun terdapat perbedaan metode penghitungan. Akhirnya, persatuan umat tetap menjadi prioritas meskipun hari pelaksanaan salat Idul Fitri mengalami pergeseran waktu.

Pemerintah berjanji akan memberikan pengumuman secara transparan agar masyarakat dapat mempersiapkan perayaan Lebaran dengan baik. Mari kita tunggu hasil resmi dari otoritas terkait dalam waktu dekat ini.

Editor : A. Nandar

Sumber Berita: ANTARA

Follow WhatsApp Channel diengpost.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Gus Kikin Terpilih Jadi Ketum PBNU 2026-2031, Ini Profil dan Jejak Perjuangannya di Nahdlatul Ulama
JATMAN Gelar Istighatsah dan Manaqib Kubro Sambut Muktamar NU ke-35
Katib Syuriyah PBNU Ajak Peserta Muktamar Jombang Jaga Kemandirian Organisasi
Cari Solusi Baru, Presiden Prabowo Dorong Terobosan Penanganan Karhutla
KPK OTT Rektor Unsoed Terkait Dugaan Pemerasan Penerimaan Mahasiswa FK
Pejabat Kampus Terjaring OTT ke-19, Rektor Unsoed Dibawa KPK
Presiden Prabowo Subianto Tinjau Lokasi Kebakaran Hutan di Kubu Raya Kalimantan
Prabowo Resmi Lantik Sudaryono Jadi Kepala BGN

Berita Terkait

Senin, 31 Agustus 2026 - 14:09 WIB

Gus Kikin Terpilih Jadi Ketum PBNU 2026-2031, Ini Profil dan Jejak Perjuangannya di Nahdlatul Ulama

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 11:55 WIB

JATMAN Gelar Istighatsah dan Manaqib Kubro Sambut Muktamar NU ke-35

Selasa, 25 Agustus 2026 - 07:37 WIB

Cari Solusi Baru, Presiden Prabowo Dorong Terobosan Penanganan Karhutla

Minggu, 23 Agustus 2026 - 17:53 WIB

KPK OTT Rektor Unsoed Terkait Dugaan Pemerasan Penerimaan Mahasiswa FK

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 22:12 WIB

Pejabat Kampus Terjaring OTT ke-19, Rektor Unsoed Dibawa KPK

Berita Terbaru