Polres Jakpus : Es Gabus Layak Konsumsi, Tak Mengandung Bahan Berbahaya

- Penulis

Selasa, 27 Januari 2026 - 22:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Polres Metro Jakarta Pusat pastikan es gabus aman dikonsumsi. Pedagang Suderajat dipulangkan, polisi imbau warga tak sebar hoaks soal makanan berbahaya.

i

Polres Metro Jakarta Pusat pastikan es gabus aman dikonsumsi. Pedagang Suderajat dipulangkan, polisi imbau warga tak sebar hoaks soal makanan berbahaya.

JAKARTA, DiengPost.com — Polres Metro Jakarta Pusat memastikan bahwa es gabus yang sempat viral karena diduga mengandung polyurethane foam (PU Foam) atau bahan busa kasur, aman dan layak konsumsi. Kepastian ini diperoleh setelah dilakukan serangkaian pemeriksaan laboratorium oleh Tim Dokpol Polda Metro Jaya.

“Tim Dokkes telah melakukan pemeriksaan menyeluruh dan hasilnya produk tersebut layak dikonsumsi, tidak mengandung zat berbahaya,” ujar Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat, AKBP Roby Heri Saputra, Minggu (25/1/2026).

Baca Juga:  Pencuri Bobol SDN 1 Bumitirto, Sejumlah Laptop dan Elektronik Raib

Pemeriksaan dilakukan terhadap berbagai sampel makanan, termasuk es kue, es gabus, agar-agar, dan cokelat meses, menyusul laporan masyarakat yang mencurigai adanya penggunaan bahan berbahaya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tim Reskrim Polsek Kemayoran langsung menuju lokasi di Utan Panjang, Kemayoran, untuk mengamankan barang dagangan dan menelusuri tempat produksi es di Depok, Jawa Barat. Setelah hasil laboratorium keluar dan menyatakan produk aman, pedagang bernama Suderajat dipulangkan ke rumahnya.

Baca Juga:  Buruh Jadi Garda Ekonomi, Polres Wonosobo Gelar Apel Akbar Kebangsaan untuk Persatuan

“Kami juga mengganti kerugian atas barang dagangan yang sempat diamankan,” tambah Roby.

Sementara itu, Bhabinkamtibmas Kelurahan Kampung Rawa, Aiptu Ikhwan Mulyadi, menyampaikan permohonan maaf atas tindakan yang dinilai terlalu cepat dalam menyimpulkan tanpa menunggu hasil uji ilmiah dari Dinas Kesehatan, Dokpol, dan Labfor Polri.

“Kami hanya ingin memastikan keamanan warga. Tidak ada niat mencemarkan nama baik pedagang,” ujarnya.

Penulis : A.L. Khakim

Editor : A. Nandar

Sumber Berita: ANTARA

Follow WhatsApp Channel diengpost.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Prabowo Resmi Lantik Sudaryono Jadi Kepala BGN
Kado Budaya ke 18 Soroti Tantangan Kebudayaan dan Krisis Lingkungan
Kasad Sebut Lulusan Seskoad Angkatan Darat Harus Siap Hadapi Tantangan Masa Depan
Perkuat Sinergi Informasi TNI AD, Dispenad Gelar Silaturahmi Hangat Bersama Awak Media Massa
Viral Kesalahan Juri, MPR Minta Maaf Atas Insiden Penilaian LCC Empat Pilar 2026 Kalbar
Kemendikdasmen Beri Kepastian Nasib Guru Non-ASN hingga 2026
Cegah Pola Berulang Kasus Pencabulan Santriwati Pati, Satgas Khusus Pesantren Mendesak Dibentuk
Kasus Pencabulan Santriwati Pati: Polresta Pati Periksa Pengasuh Ponpes yang Jadi Tersangka

Berita Terkait

Rabu, 22 Juli 2026 - 21:23 WIB

Prabowo Resmi Lantik Sudaryono Jadi Kepala BGN

Senin, 22 Juni 2026 - 07:09 WIB

Kado Budaya ke 18 Soroti Tantangan Kebudayaan dan Krisis Lingkungan

Minggu, 14 Juni 2026 - 06:57 WIB

Kasad Sebut Lulusan Seskoad Angkatan Darat Harus Siap Hadapi Tantangan Masa Depan

Minggu, 31 Mei 2026 - 18:32 WIB

Perkuat Sinergi Informasi TNI AD, Dispenad Gelar Silaturahmi Hangat Bersama Awak Media Massa

Selasa, 12 Mei 2026 - 07:37 WIB

Viral Kesalahan Juri, MPR Minta Maaf Atas Insiden Penilaian LCC Empat Pilar 2026 Kalbar

Berita Terbaru

Sudaryono saat dilantik sebagai Kepala BGN di Istana Negara Jakarta.

Nasional

Prabowo Resmi Lantik Sudaryono Jadi Kepala BGN

Rabu, 22 Jul 2026 - 21:23 WIB