Pemerintah Tarik Dana Rp75 Triliun untuk Dorong Belanja Negara

- Penulis

Rabu, 31 Desember 2025 - 18:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemerintah tarik Rp75 triliun dari dana SAL untuk belanja negara. Menkeu Purbaya optimistis pertumbuhan ekonomi 2026 bisa capai 6 persen berkat sinkronisasi kebijakan. (ANTARA)

i

Pemerintah tarik Rp75 triliun dari dana SAL untuk belanja negara. Menkeu Purbaya optimistis pertumbuhan ekonomi 2026 bisa capai 6 persen berkat sinkronisasi kebijakan. (ANTARA)

JAKARTA – Pemerintah melalui Kementerian Keuangan telah menarik dana sebesar Rp75 triliun dari total Rp276 triliun yang sebelumnya ditempatkan di sistem perbankan. Dana tersebut langsung dibelanjakan kembali untuk mendukung program pemerintah pusat dan daerah, sebagai bagian dari strategi memperkuat pertumbuhan ekonomi nasional.

Hal ini disampaikan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa dalam taklimat media akhir tahun di Jakarta, Rabu (31/12/2025). “Sekarang di bank ada Rp201 triliun, yang Rp75 triliun kita tarik tapi kita belanjakan lagi, jadi masuk ke sistem tapi enggak langsung dalam bentuk uang saya di bank, tapi uangnya masuk ke sistem lagi,” jelasnya.

Baca Juga:  Rangkaian Hari Santri Nasional 2025, PCNU Purworejo Gelar Ziarah ke Makam Ulama dan Kiai

Dana yang ditempatkan sebelumnya berasal dari Saldo Anggaran Lebih (SAL) dan disalurkan ke lima Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) serta satu Bank Pembangunan Daerah (BPD). Rinciannya, Bank Mandiri, BRI, dan BNI masing-masing menerima Rp80 triliun, BTN Rp25 triliun, BSI Rp10 triliun, dan Bank DKI Rp1 triliun.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Purbaya mengakui bahwa kebijakan penempatan dana tersebut belum berjalan optimal. Berdasarkan data Bank Indonesia per Oktober 2025, pertumbuhan kredit perbankan tercatat sebesar 7,36 persen secara tahunan (year-on-year). Ia menyebut hal ini dipengaruhi oleh ketidaksinkronan kebijakan antara pemerintah dan bank sentral.

“Injeksi uang yang kita taruh di sistem perbankan itu nggak seoptimal yang saya duga sebelumnya. Harusnya ekonomi lari lebih cepat karena ada sedikit ketidaksinkronan kebijakan antara kami dengan bank sentral yang sekarang sudah dibereskan,” ujarnya.

Baca Juga:  Belasan Siswa SMK di Purworejo Terancam Nonaktif karena Tunggakan SPP

Namun, ia menegaskan bahwa koordinasi antara pemerintah dan Bank Indonesia kini telah diperbaiki. Dalam dua pekan terakhir, bank sentral mulai mendukung kebijakan fiskal pemerintah, sehingga likuiditas di sistem perekonomian dipastikan akan semakin longgar.

“Beberapa dua minggu terakhir, bank sentral sudah mendukung kebijakan kami. Artinya uang akan semakin banyak di sistem perekonomian, jadi Anda enggak usah takut ekonomi kita akan melambat,” tambahnya.

Editor : A. Nandar

Sumber Berita: ANTARA

Follow WhatsApp Channel diengpost.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Prabowo Resmi Lantik Sudaryono Jadi Kepala BGN
Kado Budaya ke 18 Soroti Tantangan Kebudayaan dan Krisis Lingkungan
Kasad Sebut Lulusan Seskoad Angkatan Darat Harus Siap Hadapi Tantangan Masa Depan
Perkuat Sinergi Informasi TNI AD, Dispenad Gelar Silaturahmi Hangat Bersama Awak Media Massa
Viral Kesalahan Juri, MPR Minta Maaf Atas Insiden Penilaian LCC Empat Pilar 2026 Kalbar
Kemendikdasmen Beri Kepastian Nasib Guru Non-ASN hingga 2026
Cegah Pola Berulang Kasus Pencabulan Santriwati Pati, Satgas Khusus Pesantren Mendesak Dibentuk
Kasus Pencabulan Santriwati Pati: Polresta Pati Periksa Pengasuh Ponpes yang Jadi Tersangka

Berita Terkait

Rabu, 22 Juli 2026 - 21:23 WIB

Prabowo Resmi Lantik Sudaryono Jadi Kepala BGN

Senin, 22 Juni 2026 - 07:09 WIB

Kado Budaya ke 18 Soroti Tantangan Kebudayaan dan Krisis Lingkungan

Minggu, 14 Juni 2026 - 06:57 WIB

Kasad Sebut Lulusan Seskoad Angkatan Darat Harus Siap Hadapi Tantangan Masa Depan

Minggu, 31 Mei 2026 - 18:32 WIB

Perkuat Sinergi Informasi TNI AD, Dispenad Gelar Silaturahmi Hangat Bersama Awak Media Massa

Selasa, 12 Mei 2026 - 07:37 WIB

Viral Kesalahan Juri, MPR Minta Maaf Atas Insiden Penilaian LCC Empat Pilar 2026 Kalbar

Berita Terbaru

Sudaryono saat dilantik sebagai Kepala BGN di Istana Negara Jakarta.

Nasional

Prabowo Resmi Lantik Sudaryono Jadi Kepala BGN

Rabu, 22 Jul 2026 - 21:23 WIB