Sementara jembatan desa sepanjang enam meter di lokasi yang sama ikut terdampak. Dua warga setempat, Kasno dan Niman, menyebutkan retakan awal sudah tampak sebelum subuh dan semakin melebar seiring hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut.
“Intensitas hujan tinggi dalam beberapa hari terakhir diduga menjadi pemicu utama pergeseran tanah di area perbukitan yang berpotensi longsor,” ungkap Kompol Faris.
Kompol Faris meminta warga di sekitar daerah rawan untuk tetap waspada terhadap potensi pergerakan tanah susulan dan tanah longsor, terutama saat hujan intensitas tinggi.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Kami mengimbau warga di wilayah perbukitan untuk meningkatkan kewaspadaan. Jika ditemukan retakan baru, segera laporkan ke aparat desa atau Polsek setempat. Keselamatan warga menjadi prioritas utama,” ujarnya menegaskan.
Kapolsek Sempor AKP Wiyono memimpin langsung tim gabungan yang terdiri dari anggota Polsek, Koramil, BPBD Kecamatan dan Kabupaten, serta perangkat desa. Mereka memastikan tidak ada warga terdampak langsung serta memasang pembatas jalan agar kendaraan tidak melintas di area retakan.
“Kami fokus memastikan keamanan warga sekitar. Geseran tanah masih berlanjut dengan intensitas ringan, jadi kami sarankan jalur ditutup sementara hingga kondisi dinyatakan aman,” kata AKP Wiyono.
Penulis : A.L. Khakim
Editor : A. Nandar
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya
































Tinggalkan Balasan