Sanggar Tari Prigel Purworejo Genap 40 Tahun, Teguhkan Regenerasi Seni dan Budaya

- Penulis

Minggu, 9 November 2025 - 20:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penampilan penari dari Sanggar Tari Prigel Purworejo di alun-alun Purworejo.

i

Penampilan penari dari Sanggar Tari Prigel Purworejo di alun-alun Purworejo.

Dalam pertunjukan utama, penonton disuguhi rangkaian tari kolosal bunga rampai yang menampilkan kekayaan gerak dari berbagai daerah, seperti Tari Jejer Jaran Dawuk (Jawa Timur), Tari Rantak (Sumatera Barat), Tari Ngabayotn (Kalimantan), Tari Hegong (Nusa Tenggara Timur), Beksan Menak Tripama (Yogyakarta), dan Tari Gladhen (Purworejo).

Sebagai penutup, ditampilkan Tari Dolalak dalam Keberagaman Budaya Nusantara dan karya terbaru berjudul Dolalak Sekaring Jagad, komposisi yang memadukan unsur tradisi dengan garapan modern khas Sanggar Tari Prigel.

Baca Juga:  Semarak HSN ke-10, MWC NU Pituruh Sumbang 27 Kantong Darah untuk Kemanusiaan

Melania menjelaskan bahwa karya-karya tersebut merupakan hasil latihan dan riset panjang selama setahun terakhir guna menyesuaikan nilai budaya klasik dengan ekspresi tari kontemporer.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami ingin seni tradisi tetap hidup dan bisa dikagumi lintas generasi,” katanya.

Baca Juga:  Curi Entok Diteriaki Warga, Remaja di Purworejo Tewas Tabrak Pohon Saat Kabur

Melania menyebut, momentum perayaan empat dekade ini menjadi pengingat pentingnya pelestarian lewat pendidikan seni lintas usia.

“Kami ingin masyarakat, terutama generasi muda, semakin mencintai budaya lokal. Dengan begitu, warisan leluhur dapat tetap hidup dan relevan di tengah perubahan zaman,” tuturnya

Penulis : A.L. Khakim

Editor : A. Nandar

Follow WhatsApp Channel diengpost.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Viral Kesalahan Juri, MPR Minta Maaf Atas Insiden Penilaian LCC Empat Pilar 2026 Kalbar
Kemendikdasmen Beri Kepastian Nasib Guru Non-ASN hingga 2026
Cegah Pola Berulang Kasus Pencabulan Santriwati Pati, Satgas Khusus Pesantren Mendesak Dibentuk
Kasus Pencabulan Santriwati Pati: Polresta Pati Periksa Pengasuh Ponpes yang Jadi Tersangka
KRI Bima Suci Tiba di Singapura: Kapal Latih TNI AL Perkuat Diplomasi Maritim
Fakta Baru Kekerasan Daycare Yogyakarta: Pengasuh Sebut Ada Perintah Atasan
Kasus Kekerasan Daycare Yogyakarta: Polisi Tetapkan 13 Tersangka Termasuk Pengelola
Update Kasus Penganiayaan Anak di Banda Aceh: Enam Saksi Beri Keterangan

Berita Terkait

Selasa, 12 Mei 2026 - 07:37 WIB

Viral Kesalahan Juri, MPR Minta Maaf Atas Insiden Penilaian LCC Empat Pilar 2026 Kalbar

Sabtu, 9 Mei 2026 - 19:51 WIB

Kemendikdasmen Beri Kepastian Nasib Guru Non-ASN hingga 2026

Jumat, 8 Mei 2026 - 11:16 WIB

Cegah Pola Berulang Kasus Pencabulan Santriwati Pati, Satgas Khusus Pesantren Mendesak Dibentuk

Rabu, 6 Mei 2026 - 07:23 WIB

Kasus Pencabulan Santriwati Pati: Polresta Pati Periksa Pengasuh Ponpes yang Jadi Tersangka

Kamis, 30 April 2026 - 10:43 WIB

Fakta Baru Kekerasan Daycare Yogyakarta: Pengasuh Sebut Ada Perintah Atasan

Berita Terbaru