“Saya menyaksikan sendiri penolakan itu,” tambahnya.
Menurut Gus Mus, masih banyak tokoh ulama yang berjasa besar bagi bangsa, tetapi tidak pernah diajukan untuk memperoleh gelar pahlawan.
“Sebagian keluarga kiai justru memilih tidak mengajukan agar amal mereka tetap tulus dan tidak berkurang di sisi Allah,” ujarnya.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Gus Mus juga menilai warga NU yang mendukung pemberian gelar Pahlawan Nasional kepada Soeharto kurang memahami konteks sejarah organisasi dan perjuangan ulama masa itu.
“Kalau ada orang NU ikut-ikutan mendukung Soeharto jadi Pahlawan Nasional, berarti mereka tidak mengerti sejarah,” katanya tegas.
Pernyataan itu disampaikan mengingat adanya berbagai peristiwa kekerasan terhadap warga NU di masa Orde Baru. Salah satu yang disebut Gus Mus adalah tragedi Losarang, Indramayu, pada Pemilu 1971, ketika warga basis Partai NU mendapat intimidasi dan kekerasan.
Editor : A. Nandar
Sumber Berita: NU Online
Halaman : 1 2 3 4 Selanjutnya
















Tinggalkan Balasan