Sebagai bagian dari penguatan jejaring tersebut, RSUD dr. Tjitrowardojo menggelar Workshop Code Stroke pada 29 Oktober 2025. Kegiatan ini diikuti oleh 60 tenaga medis yang terdiri atas dokter Puskesmas, dokter praktik mandiri, perawat mandiri, serta perwakilan klinik daerah.
Workshop menghadirkan sejumlah narasumber, antara lain dr. Murgyanto dengan materi diagnosis stroke, dr. Milasari Dwi Sutadi itu penatalaksanaan stroke non operatif, dr. Syaiful Anwar tentang penatalaksanaan stroke operatif dan intervensi cathlab, dr. Budi Cahyono sosialisasi code stroke serta dr. Fiarry Fikaris sistem rujukan stroke.
Melalui kegiatan ini, rumah sakit berupaya memperkuat kolaborasi lintas fasilitas kesehatan agar penanganan pasien stroke bisa lebih cepat dan menurunkan angka kematian maupun kecacatan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Layanan stroke terpadu RSUD dr. Tjitrowardojo Purworejo disokong oleh tenaga medis profesional, termasuk dokter spesialis saraf, dokter radiologi, dan perawat terlatih. Fasilitas diagnostik canggih seperti CT Scan, laboratorium 24 jam, dan instalasi gawat darurat tersedia untuk mendukung penanganan setiap waktu.
Selain perawatan fase akut, layanan ini juga menyediakan rehabilitasi medik pascastroke untuk memaksimalkan proses pemulihan pasien.
“RSUD dr. Tjitrowardojo tidak hanya fokus pada pengobatan. Edukasi dan deteksi dini juga menjadi bagian penting dalam layanan ini untuk mencegah terjadinya stroke melalui pemahaman faktor risiko dan tanda awal,” tambah dr. Nunik.
Penulis : A.L. Khakim
Editor : A. Nandar
Halaman : 1 2
































Tinggalkan Balasan